Menkeu Beri Sinyal Positif soal Renegosiasi MRT

Kompas.com - 13/01/2013, 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga saat ini nasib megaproyek transportasi massal berbasis rel atau mass rapid transit (MRT) belum diputuskan. Namun, ada sinyal positif dari pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Keuangan Agus Martowardojo, untuk menyetujui permintaan renegosiasi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo soal pendanaan proyek tersebut. 

Joko Widodo atau Jokowi ingin menegosiasikan ulang sharing investment pemerintah pusat dengan Pemprov DKI kepada Japan International Cooperation Agency (JICA). Jokowi ingin merundingkan perubahan skema pembayaran pinjaman menjadi 60:40 dengan beban lebih besar pada pemerintah pusat.

Dalam perjanjian awal, pemerintah pusat membayarkan utang lebih rendah dibandingkan dengan Pemprov DKI, yaitu 42:58. Skema tersebut dianggap Jokowi sangat membebani Pemprov DKI. Selain harus membayar beban pinjaman, Pemprov DKI juga harus memberikan subsidi tiket untuk penumpang.

Agus Martowardojo mengaku sangat memahami kondisi yang dialami Pemprov DKI Jakarta. "Kita selalu positif untuk pembangunan. Sampai sekarang belum bisa disampaikan bagaimana keputusannya, tetapi kondisi yang ada di DKI dapat dipahami. Nanti kita akan berikan responsnya antara tanggal 15 atau 21 Januari 2013," kata Agus, di Jalan Tirtayasa, Melawai, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2013).

Ia mengatakan, permintaan negosiasi dari Jokowi sudah sangat jelas. "Nanti tinggal dibahas dari Kementerian Perhubungan. Dari sana akan menyampaikan usulan dan akan direspons Bappenas, Kemenkeu, dan Kemenko Perekonomian. Mungkin itu saja," kata Agus.

Koordinasi pun telah dilakukan Kementerian Koordinator Perekonomian.

Pemprov DKI Jakarta telah mengirim surat ke Kementerian Koordinator Perekonomian soal permintaannya untuk mengubah skema pembayaran utang.

Jokowi sedang menunggu keputusan pemerintah pusat soal renegosiasinya tersebut. Ia akan menunggu pada 15 Januari 2013 atau paling tidak hingga 21 Januari 2013, seperti dijanjikan Agus Martowardojo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau