JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir yang muncul di Jalan Daan Mogot, Rawa Buaya, Jakarta Barat, dimanfaatkan oleh para montir dadakan untuk membuka bengkel dadakan. Bengkel tersebut dibuka khusus untuk membantu pemilik kendaraan yang mogok setelah menerobos banjir di depan kantor Dinas Pendapatan Daerah DKI Jakarta.
"Saya tadi ikutin busway saja. Enggak tahunya airnya cukup dalam. Jadi mogok motornya," kata Riki, warga Kamal, Cengkareng, Jakarta Barat.
Saat mogok, dia ditawari untuk memperbaiki motor yang tidak bisa dijalankan. Montir dadakan pun segera membetulkan motor miliknya. "Saya cukup terbantu dengan adanya montir-montir dadakan ini," ujarnya.
Riki mengatakan, sepeda motornya tidak pernah mogok meski kerap digunakan untuk menerjang genangan air. Namun, kali ini ia menyerah karena genangan air di lokasi tersebut cukup tinggi.
Tak hanya Riki, Santo pun mengalami nasib sama. Kendaraan yang ia gunakan mogok karena tak kuasa menahan air. Namun, Santo berupaya memperbaiki sendiri motor miliknya tanpa meminta bantuan pada montir-montir dadakan di pinggir Jalan Rawa Buaya. "Motor saya cuma kemasukan air. Jadi perlu dipanasin saja sama dilap sedikit," kata Santo.
Banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, cukup tinggi. Di depan kantor Samsat Jakarta Barat, ketinggian air mencapai 70 sentimeter. Akibat genangan air yang tinggi tersebut, kemacetan terjadi mulai dari jembatan gantung sampai dengan Rawa Buaya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang