Arsenal 0-2 man city

Menang, City Akhiri "Kutukan" di Kandang Arsenal

Kompas.com - 14/01/2013, 00:52 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Manchester City berhasil mengalahkan Arsenal 2-0 pada lanjutan Premier League di Stadion Emirates, Minggu (13/1/2013). Hasil ini cukup membanggakan bagi Manchester Biru. Selain tetap menjaga persaingan dengan Manchester United, City akhirnya mampu mematakan "kutukan" Emirates. Ini merupakan kemenangan perdana City di kandang Arsenal sejak 1975.

Saat itu, tim yang dibesut Tony Book mampu mengalahkan The Gunners dengan skor 3-2 di Highbury. Sejak itu, City tak pernah menang di kandang Arsenal. Sejak Arsenal pindah markas ke Emirates pun, City belum pernah menang di stadion tersebut.

Laga sempat berjalan timpang karena The Gunners terpaksa bermain dengan sepuluh pemain sejak menit kesembilan.  Wasit Mike Dean mengganjar Laurent Koscielny dengan kartu merah setelah menjatuhkan Edin Dzeko di dalam kotak penalti. Tim tuan rumah masih dinaungi keberuntungan karena Dzeko gagal mengeksekusi penalti. Tembakan Dzeko berhasil ditangkap kiper Wojciech Szczesny setelah sebelumnya bola sempat membentur tiang.

Minus Koscielny, Arsene Wenger terpaksa melakukan perubahan. Per Mertesacker masuk menggantikan Alex Oxlade-Chamberlain.

Perubahan yang dilakukan Wenger belum membuahkan hasil karena timnya terpaksa tertinggal lebih dulu oleh gol James Milner pada menit ke-21.

Gol bermula dari situasi bola mati. Di depan kotak penalti Arsenal, Silva memberikan umpan pendek kepada Carlos Tevez. Tevez yang melihat pergerakkan Milner dalam kotak penalti langsung meneruskan bola kepada gelandang asal Inggris tersebut. Dengan satu sentuhan, Milner berhasil menyarangkan bola ke sisi kiri gawang Arsenal.  

 City semakin menggila. Betapa tidak, City kembali menjebol gawang tim tuan rumah dalam sepuluh menit. Gol diciptakan Dzeko sekaligus menebus kegagalannya mengeksekusi penalti.

Gol berawal dari umpan mendatar Milner yang disambar oleh Tevez. Szczesny yang berusaha menepis bola malah membuat bola berubah arah ke kaki Dzeko. Striker Bosnia-Herzegovina itu yang berdiri bebas dengan mudah menceploskan bola. Gol ini sekaligus memateraikan keunggulan City 2-0 hingga Mike Dean meniupkan peluit turun minum.

Wenger yang tak puas dengan penampilan lini depannya kembali melakukan perubahan. Pelatih berkebangsaan Perancis tersebut memainkan Olivier Giroud pada menit ke-56. Adapun Mancini belum mau melakukan perubahan.

Meski begitu, City tetap tampil ngotot. Dzeko dan Tevez silih berganti mengancam gawang Arsenal.
Tevez memiliki peluang emas untuk mencetak gol pada menit ke-69. Dzeko memberikan umpan terobosan kepada Tevez. Pemain asal Argentina itu merangsek ke dalam kotak penalti. Sayang, Tevez kehilangan bola sehingga sementara amanlah gawang Szczesny.   

Pemainan pun menjadi seimbang sejak menit ke-74. City harus bermain sepuluh pemain setelah Vincent Kompany diganjar kartu merah. Bek asal Belgia itu melakukan tekel keras terhadap  Jack Wilshere. Alhasil, Tevez menjadi korban. Dia ditarik keluar, digantikan dengan Joleon Lescott. Masuknya Lescott tepat. Pemain asal Inggris itu berhasil menyalamat gawang timnya dengan membuang bola hasil sepakan Walcott pada menit-menit akhir. Itu menjadi peluang emas terakhir bagi Arsenal dan gagal menyelamatkan dari kekalahan. 

Susunan Pemain
Arsenal:
1-Wojciech Szczesny; 3-Bacary Sagna, 5-Thomas Vermaelen, 6-Laurent Koscielny, 28-Kieran Gibbs;2-Abou Diaby (Ramsey 60), 9-Lukas Podolski (Giroud 57), 10-Jack Wilshere, 15-Alex Oxlade-Chamberlain; 14-Theo Walcott, 19-Santi Cazorla
Pelatih: Arsene Wenger

City: 1-Joe Hart; 4-Vincent Kompany, 5-Pablo Zabaleta, 22-Gaël Clichy, 33-Matija Nastasic; 7-James Milner, 14-Javi Garcia, 18-Gareth Barry, 21-David Silva; 10-Edin Dzeko (Balotelli 88), 32-Carlos Tevez (Lescott 77)
Pelatih: Roberto Mancini

Wasit: Mike Dean

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau