Roy Suryo Mulai Kumpulkan Deputi Kemenpora

Kompas.com - 14/01/2013, 15:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrat Roy Suryo mulai memasuki kantor barunya di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Pada Senin (14/1/2013) pagi tadi, Roy melakukan breakfast meeting dengan lima orang deputi di Kemenpora untuk membahas persoalan olahraga Tanah Air yang harus segera diselesaikan.

"Sudah bertemu dengan jajaran lima deputi. Kami mengumpulkan usulan, tadi pukul 08.00, kami akan adakan breakfast meeting," ucap Roy, Senin siang, di Gedung Kompleks Parlemen Senayan.

Roy menuturkan bahwa di dalam pertemuan itu, dia juga menyosialisasikan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meningkatkan prestasi.

Menurut dia, paling krusial adalah masalah PSSI. Target berikutnya adalah mempertahankan prestasi di SEA Games di Myanmar yang akan digelar Desember 2013. Sebelumnya, pada Juni, juga akan digelar Islamic Solidarity Game di Pekanbaru, Riau.

Menurut Roy, dia sadar tidak memiliki kompetensi apa pun untuk menjadi Menpora. Oleh karena itu, Roy menjelaskan ia sudah berguru kepada Akbar Tanjung dan Adhyaksa Dault. Selanjutnya, anggota Komisi I itu akan bertemu dengan Andi Mallarangeng.

"Saya akan sowani. Saya akan menyatakan demi rakyat apa yang akan dilakukan. Tokoh itu semua saya anggap baik dan semua saya harus hormati," ucapnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya memastikan bahwa kursi Menpora jatuh pada Roy Suryo yang menjabat sebagai anggota Komisi I DPR dan juga Sekretaris Divisi Pembinaan Anggota Partai Demokrat.

Pada Jumat pekan lalu, Roy sudah menghadap Presiden untuk melakukan fit and proper test. Roy mengaku sudah ditunjuk langsung Presiden untuk bertugas menjadi Menpora.

Catatan: Kesalahan di artikel ini telah diperbaiki. Sebelumya target di Myanmar disebut Asian Games. Informasi tentang target Menpora juga telah diperbarui dari kalimat langsung menjadi tak langsung tanpa mengubah isi berita.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau