JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mendapatkan nomor urut empat dalam kertas lembar suara Pemilu 2014. Menurut Sekretaris Jenderal PDI-P Tjahjo Kumolo, nomor urut empat tersebut adalah wujud konsistensi partai berlambang banteng memperjuangkan pilar kebangsaan.
"Nomor ini adalah bukti PDI-P selama ini konsisten memperjuangkan empat pilar kebangsaan. Itu juga pertanda kita menang di empat penjuru mata angin di Nusantara," kata Tjahjo di kantor KPU, Jakarta, Senin (14/1/2013).
Tjahjo menekankan, landasan historis memperkuat PDI-P senantiasa berjuang bersama rakyat. Sebagai partai yang menjunjung amanat proklamator Indonesia Ir Soekarno, menurut Tjahjo, PDI-P tetap memperjuangkan pidato Bung Karno pada 17 Agustus 1945 tentang empat pilar kebangsaan. Wujud dari kesetiaan bertindak atas pidato tersebut adalah bekerja dengan turun ke bawah berjuang bersama masyarakat.
"Kami selalu siap untuk turun ke bawah, meyakinkan masyarakat bahwa PDI-P dengan lambang banteng moncong putih bisa konsisten dan memperjuangkan empat pilar. Itu bagian dari mendekatkan NKRI," pungkasnya.
Seperti diberitakan, ketika pengambilan nomor urut peserta pemilu, PDI-P diwakili oleh Sekretaris Jenderal Tjahjo Kumolo. Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri berhalangan hadir. Selain PDI-P, nomor urut parpol peserta pemilu lain, yakni Partai Nasdem (nomor 1), Partai Kebangkitan Bangsa (nomor 2), Partai Keadilan Sejahtera (nomor 3), Partai Golkar (nomor 5), Partai Gerindra (nomor 6), Partai Demokrat (nomor 7), Partai Amanat Nasional (nomor 8), Partai Persatuan Pembangunan (nomor 9), dan Partai Hanura (nomor 10).
Berita terkait situasi politik jelang Pemilu 2014 dapat diikuti dalam topik:
Parpol Peserta Pemilu 2014
Geliat Politik Jelang 2014