Pembuktian Dua Klub London

Kompas.com - 16/01/2013, 04:29 WIB

London, Selasa - Dua klub London, Chelsea dan Arsenal, memburu kemenangan pada Rabu (16/1) untuk merebut kembali simpati suporter. Dua tim papan atas Inggris itu diboikot oleh suporternya menyusul penampilan yang tidak stabil. Tekanan suporter ini harus dijawab dengan kemenangan.

Chelsea berpeluang menang saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Primer. Sementara Arsenal yang baru kalah 0-2 dari Manchester City di liga akan menjamu Swansea dalam Piala FA. Pada hari yang sama, Manchester City membutuhkan lini pertahanan yang lebih solid saat menjamu West Ham United dalam Piala FA.

Chelsea menghadapi boikot dari para suporternya yang kecewa kepada pelatih sementara Rafael Benitez. Para pendukung ”The Blues” terus meneriakkan sindiran kepada pengganti Roberto Di Matteo itu dalam setiap laga di Stamford Bridge.

Suporter setia Chelsea tidak bisa menerima kegagalan tim kesayangannya mencetak gol dalam empat dari enam laga kandang. Karena itu, laga melawan Southampton menjadi sangat krusial bagi Benitez dan para pemain.

Jika menang, Chelsea bisa kembali menggaet simpati dari para suporternya. Faktor krusial lainnya adalah laga tunda ini bisa memangkas selisih poin dengan dua tim teratas Liga Primer, Manchester United dan Manchester City. ”Laga berikutnya, jika kami menang, para suporter akan berada di belakang kami,” ujar penjaga gawang utama Chelsea, Petr Cech.

Chelsea berpeluang besar menuai tiga poin. Mereka tidak pernah dikalahkan Southampton dalam enam laga terakhir Liga Primer. Dominasi Chelsea atas Southampton dikukuhkan oleh kemenangan 5-1 dalam Piala FA pekan pertama bulan ini. Southampton terakhir kali melibas Chelsea pada Januari 2002 dalam laga seru yang berakhir 4-2.

Jika Chelsea menang, selisih nilai dengan Manchester City tinggal empat poin dan tinggal 11 poin dengan pemimpin klasemen Manchester United.

Namun, Southampton yang berjuang menjauh dari zona degradasi bisa melukai Chelsea seperti yang dilakukan Queens Park Rangers (QPR). Kekalahan 0-1 dari QPR, celakanya, diikuti kekalahan 0-2 dari Swansea di Piala Liga. ”Kami harus mengawali pertandingan dengan cepat, menyerang dengan umpan-umpan dan pergerakan seperti yang kami lakukan di Stoke,” ujar gelandang Chelsea, Frank Lampard.

Lampard yang belum jelas kelanjutan kontraknya di Stamford Bridge menilai, Southamption memiliki serangan balik yang berbahaya. Mereka akan menekan melalui lini tengah dan Chelsea harus mampu mengatasinya. Begitu ritme permainan dipegang Chelsea, mereka tinggal menghitung gol yang tercipta, seperti pekan pertama bulan ini.

Benitez menilai, kendala yang dihadapi Chelsea adalah strategi tim lawan yang bertahan ketat saat tampil di Stamford Bridge. ”Pertanyaannya adalah pendekatan tim lain. Ketika kami main tandang, mereka menekan ke depan dan kami mendapat ruang yang lebih leluasa. Saat di kandang (kami), mereka bermain rapat dan kami tidak bisa menemukan ruang,” ujar Benitez.

Laga kali ini juga akan menjadi persaingan antara Fernando Torres dan Demba Ba yang tampil lebih berbahaya dibandingkan dengan Torres sejak pindah dari Newcastle United. Benitez harus memilih salah satu bomber ini untuk memanen banyak gol di Stamford Bridge.

Southampton yang baru dua poin di atas zona degradasi kemungkinan tidak akan diperkuat bek kiri Luke Shaw. Bek muda ini tampil cemerlang dan jadi salah satu incaran Chelsea. ”Kami memiliki tim medis yang sangat bagus dan kami akan melihat apa hasil diagnosisnya,” ujar Pelatih Southampton Nigel Adkins.

Mengenai laga melawan Chelsea, Adkins menilai, ini merupakan pertandingan yang sangat berat. Dia berharap bisa membawa pulang poin.

Pemain serang Rickie Lambert yang membawa Southampton unggul 1-0 di kandang Aston Villa optimistis, dirinya masih bisa memperbaiki penampilan. ”Saya berharap semoga bisa berbuat lebih. Saya akan berusaha dan memacu diri untuk melakukannya,” ujar Lambert.

Arsenal versus Swansea

London akan menggelar dua pertandingan hari Rabu. Dalam 15 menit sebelum kick off Chelsea menjamu Southampton, Arsenal akan meladeni tantangan Swansea di Piala FA.

Arsenal perlu kemenangan untuk menuju final. Piala FA menjadi sangat bermakna bagi Arsenal yang delapan tahun paceklik gelar.

Arsenal harus segera bangkit setelah dikandaskan oleh Manchester City, 0-2, di Stadion Emirates. Mereka membutuhkan konsentrasi dan fisik yang bugar untuk meladeni permainan Swansea yang menekan di tengah untuk mencuri kesempatan menyerang balik.

Arsenal tidak akan diperkuat Mikel Arteta yang cedera. Gelandang Abou Diaby akan mengisi posisi Arteta, berduet dengan Jack Wilshere.

”Melawan Swansea, saya yakin tim akan merespons kekalahan ini (0-2 melawan Manchester City) dan saya yakin kami bisa menuai kemenangan Rabu nanti,” ujar pemain bertahan ”The Gunners”, Thomas Vermaelen.

Manchester United juga akan menjalani laga ulangan Piala FA melawan West Ham United. Kedua tim bermain 2-2 di laga pertama setelah Robin van Persie mencetak gol penyelamat United. (Reuters/AFP/AP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau