Sektor Perbankan Rawan Terkena Ambil Untung

Kompas.com - 16/01/2013, 08:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Asia pada Rabu (16/1/2013) pagi ini dibuka melemah tipis seiring menguatnya nilai tukar yen setelah sepekan terakhir melemah signifikan. Ini bisa menambah tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan, apalagi sejumlah sektor yang sudah menguat pada perdagangan sebelumnya.

Sentimen di Jepang itu mengompensasi rilis data machinery orders Jepang di bulan November yang tumbuh 3,9 persen dibanding bulan sebelumnya, lebih tinggi dari ekspektasi. Harga minyak pagi ini menguat tipis ke level 93,4 dollar AS per barrel sementara Exchange Traded Fund Indonesia di bursa AS menguat 1 persen semalam.

Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, IHSG sendiri hari ini diperkirakan akan bergerak variatif dengan potensi koreksi seiring ambil untung pada beberapa saham. Secara khusus hal ini merujuk pada sektor perbankan yang kemarin menguat signifikan. Level dukungan indeks berada di level 4.382.

Dari bursa global, meski sempat dibuka melemah sekitar 0,5 persen, bursa AS berhasil ditutup menguat tipis memfaktorkan rilis data retail sales AS di bulan Desember yang tumbuh 0,5 persen dibanding bulan sebelumnya. Hal ini lebih baik dari ekspektasi. Indeks teknologi Nasdaq ditutup melemah seiring Apple Inc melanjutkan koreksinya sekitar 3,1 persen semalam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau