Asuransikan Sekarang, Jangan Tunggu Banjir Datang!

Kompas.com - 16/01/2013, 18:36 WIB

 

KOMPAS.com - Setelah cita-cita membeli rumah tercapai, tahap selanjutnya yang kerap dilupakan orang adalah menjaga atau mempertahankannya dari kerusakan. Di tengah bencana banjir dan longsor di musim hujan seperti sekarang ini, biasa orang baru merasa "ngeh" akan pentingnya mengasuransikan rumah.

Sejatinya, kita tahu, risiko-risiko akibat bencana alam tersebut bisa terjadi setiap waktu dan kapan saja. Rumah yang semestinya menjadi istana, bukan tak mungkin menjadi masalah yang merugikan lantaran bencana. Begitu menjadi korban, barulah kita tersadar dan tergerak.

Boleh jadi, sebagai langkah awal di tahun baru, mengasuransikan rumah dapat Anda jadikan resolusi. Apalagi, pada Januari ini intensitas hujan semakin tinggi dan di beberapa daerah sudah mulai dihadang banjir. Memiliki rumah saat ini, penting pula memiliki asuransi untuk melindunginya.

Seperti yang dilansir dari sumber ASRI atau Asuransi Rumah Idaman, beberapa keuntungan Anda menjadi nasabah asuransi antara lain adalah:

- Memperoleh ganti rugi finansial jika obyek yang diasuransikan terkena langsung risiko yang tercantum dalam ikhtisar polis asuransi

- Memperoleh biaya yang terpaksa tertanggung dikeluarkan pascamusibah, misalnya:

* biaya pembersihan puing-puing bangunan yang rusak

* biaya arsitek atau surveyor untuk merenovasi atau membangun kembali rumah tertanggung pascamusibah

- Memeroleh layanan purna jual yang prima tanpa harus menunggu terjadinya musibah, seperti:

* informasi prakiraan nilai inflasi saat pemberitahuan perpanjangan polis asuransi agar bangunan dan isi bangunan rumah tinggal tertanggung diasuransikan dengan nilai yang cukup dan wajar

* gratis pemeriksaan kondisi bangunan dari serangan rayap dan hama rumah

* beragam info terbaru dari pihak asuransi

*keanggotaan otomatis

Modal kecil

Sebetulnya, dengan jumlah dana tak begitu besar, kini Anda bisa melindungi bangunan rumah Anda berikut isinya. ASRI misalnya, mematok nilai minimum premi sebesar 100 ribu rupiah per tahun, akan melindungi bangunan rumah dari risiko-risiko seperti:

- Kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat, asap

- Kerusuhan dan huru-hara

- Pencurian disertai (dengan) kekerasan

- Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga

- Kerusakan bangunan akibat tertabrak kendaraan Selain jaminan di atas, manfaat tambahan yang bisa didapatkan nasabah antara lain:

* Penambahan jumlah pertanggungan

* Biaya arsitek, surveyor, dan konsultan

* Kerusakan yang disengaja dalam upaya mencegah menjalarnya kebakaran

* Biaya dinas kebakaran

* Pembersihan puing-puing

Kiranya, ini momentum tepat bagi Anda untuk mempertimbangkan asuransi rumah tinggal sebagai prioritas utama. Semakin cepat diasuransikan, makin cepat pula Anda mengamankan jerih payah memiliki rumah selama ini, bukan?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau