Banjir

Jakarta Lumpuh, Penumpang Menumpuk di Halte

Kompas.com - 17/01/2013, 14:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak beroperasinya sebagian besar bus umum, Kopaja, Metromini, dan bus transjakarta membuat banyak pengguna angkutan umum di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (17/1/2013), menumpuk di halte. Saat ada bus datang, mereka langsung menyerbu. 

Pemantauan Kompas pukul 11.00-12.00 WIB di sepanjang jalan utama Jakarta itu, sejumlah bus yang nekat jalan terjebak kemacetan parah mulai Pintu Satu Senayan hingga Bundaran Hotel Indonesia. Kemacetan tak hanya dialami mobil, tetapi juga sepeda motor.

Kemacetan dipicu banjir yang menggenang di sejumlah ruas jalan, termasuk di sekitar Bundaran Hotel Indonesia. Jalan Bendungan Hilir dari arah Jalan Jenderal Sudirman tergenang banjir hingga setinggi paha orang dewasa.

Jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman di Bendungan Hilir pun hanya berfungi satu ruas jalur. Diliburkannya sejumlah aktivitas perkantoran membuat banyak pekerja pulang sejak pagi. Namun karena tak ada angkutan umum atau kemacetan parah di sepanjang jalan pusat bisnis Jakarta itu, banyak orang memilih berjalan kaki.

Cara itu terbukti lebih efektif ketimbang menunggu angkutan umum datang atau mengendarai kendaraan. Namun, mereka yang berjalan di trotoar tetap harus berhati-hati. Sejumlah pengendara motor yang tak sabar menghadapi kemacetan memaksa melewati trotoar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau