Banjir

Cabut Saklar Kulkas, Masuriyah Tewas Tersengat Listrik

Kompas.com - 17/01/2013, 17:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Masuriyah (50), warga Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tewas setelah tersengat listrik, Kamis (17/1/2013) pagi. Saat itu dia berusaha mencabut saklar kulkas di rumahnya yang  tergenang banjir.

Dano (48), tetangga korban mengatakan, keluarga sempat berusaha menarik Masuriyah dan melarikannya ke rumah sakit. Namun, nyawa Masuriyah tak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.

"Tadi ketika peristiwa itu terjadi, air mulai naik dan menggenangi pemukiman setinggi sekitar 50 cm. Seperti warga lain, korban berusaha mengamankan perabotnya dari genangan air agar tak rusak. Namun, dia tersengat listrik," kata Dano.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, lima warga tewas akibat banjir DKI Jakarta sejak Selasa (15/1/2013) hingga Kamis sore. Kelima korban yakni Angga (13), warga Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang hanyut di Kali Sekretaris; Mak Inah (82), warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur; Mujiyo (46), warga Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang tersengat listrik; Muhamad Haikal (2), warga Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang terjatuh dari tempat tidur di rumahnya yang banjir; serta Solahuddin (35), warga Kalibata Pulo, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, yang tersengat listrik.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kamis (17/1/2013) mengeluarkan pernyataan darurat bencana hingga 27 Januari 2013. Dengan pernyataan darurat itu maka seluruh potensi sumber daya nasional dapat dikerahkan untuk membantu penanganan bencana banjir Jakarta.

Banjir di Jakarta menggenangi 500 RT, 203 RW di 44 kelurahan yang tersebar di 25 kecamatan. BNPB mencatat, jumlah penduduk yang terkena banjir sebanyak 25.276 keluarga (94.624 jiwa). Jumlah pengungsi mencapai 15.447 jiwa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau