Dispensasi untuk Siswa Korban Banjir

Kompas.com - 17/01/2013, 17:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang merendam sebagian besar wilayah Jakarta menyebabkan sebagian besar sekolah di Jakarta mengambil kebijakan memberikan dispensasi bagi peserta didik yang rumahnya terkena banjir. Para siswa diberikan izin untuk tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kepala Sekolah SMA Negeri 68, Pono Fadlullah, mengatakan bahwa sekolah memperbolehkan anak-anak yang diketahui tempat tinggalnya terkena banjir tidak datang ke sekolah untuk sementara. Namun sekolah tetap masuk seperti biasa bagi siswa yang masih aman dari banjir.

"Yang kena banjir, kami tidak akan paksakan untuk masuk. Biar mereka merawat rumahnya dulu," kata Pono kepada Kompas.com, Kamis (17/1/2013).

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan belajar mengajar sempat mundur sekitar satu jam dari waktu yang seharusnya karena banyak siswa yang terlambat akibat akses dari rumah menuju sekolah terdapat genangan yang cukup tinggi sehingga harus memutar arah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 70, Saksono Liliek, juga memberlakukan dispensasi bagi siswa yang terkena banjir untuk belajar di rumah terlebih dahulu. Rata-rata peserta didik yang berasal dari SMA Negeri 70 terhambat ke sekolah karena akses dari rumahnya yang dilanda banjir.

"Sampai saat ini belum ada yang rumahnya kena banjir. Tapi aksesnya menuju rumah yang banjir," jelas Saksono.

Pemberian dispensasi juga dilakukan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cikini, Bambang Kulup. Namun hingga saat ini, ia mengaku masih belum mengetahui dengan pasti berapa jumlah siswa yang terkena banjir.

"Tentu bagi siswa yang kena banjir kami memahami kondisinya sehingga sementara tak perlu ke sekolah dulu. Tapi untuk jumlahnya belum teridentifikasi," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau