Solidaritas Warga di Tengah Banjir Ibu Kota

Kompas.com - 17/01/2013, 19:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Solidaritas warga menguat di tengah musibah banjir parah di Jakarta, Kamis (17/1/2013). Biasanya, jamak terlihat masyarakat yang mau menang sendiri. Kali ini, warga dari berbagai latar belakang bahu-membahu menghadapi banjir.

Hal itu terlihat di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, yang sudah tergenang air sejak pagi tadi. Kawasan itu lumpuh pada siang hari setelah ketinggian air terus meningkat. Genangan air paling dalam di tempat ini mencapai 1,3 meter.

Setelah lalu lintas lumpuh, puluhan truk dikerahkan untuk membantu evakuasi warga. Truk-truk itu milik kepolisian, TNI, dinas kebakaran, dinas perhubungan, satpol PP, hingga berbagai organisasi kemanusiaan. Mereka juga mengerahkan perahu.

Kendaraan itu mengangkut warga mulai dari Dukuh Atas sampai depan Gedung Indosat. Mereka tanpa henti berlalu lalang membawa warga melintasi banjir. Hingga pukul 19.15 WIB, proses evakuasi masih berjalan.

Di antara warga yang dievakuasi tersebut, tak sedikit pula yang berasal dari kalangan atas. Tanpa melihat latar belakang kemampuan finansial, warga saling membantu, terutama ketika menaiki dan menuruni truk yang cukup tinggi.

"Naik mobil Sabhara (Polri), naik mobil damkar (pemadam kebakaran, red) seumur-umur enggak pernah. Besok saya cerita sama orang-orang kantor, deh," kata salah seorang warga ketika menumpang mobil pemadam kebakaran.

Saling tolong juga terlihat ketika pengendara motor terjebak di tengah banjir akibat mogok. Tanpa diminta, warga lain langsung membantu mendorong sepeda motor itu. Ada yang ikhlas mengulurkan tangan, tapi ada pula yang meminta imbalan.

Pemandangan seperti itu mungkin hanya terlihat ketika Ibu Kota dikepung banjir. Setelah banjir ini usai, warga akan kembali ke rutinitas mereka dan solidaritas warga akan kembali diuji saat menghadapi masalah lain yang menghantui Jakarta, yakni kemacetan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau