Kendaraan Amfibi Milik PMI Juga Diturunkan di Bundaran HI

Kompas.com - 17/01/2013, 22:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia (PMI) menurunkan satu unit kendaraan amfibi Hagglund BV 206 untuk melakukan upaya evakuasi bagi warga yang terjebak banjir di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Kamis (17/1/2013) malam.

Kendaraan amfibi ini pernah digunakan PMI untuk melakukan evakuasi korban akibat letusan Gunung Merapi pada tahun 2010 lalu.

Yadi, petugas PMI mengatakan bahwa kendaraan Hagglund baru beroperasi sejak sore tadi. "Kami dari sore sudah di sini, baru satu Hagglund yang diturunkan untuk evakuasi warga," ujar Yadi, Kamis malam, saat dijumpai di lokasi.

Kendaraan ini terbilang handal di berbagai medan. Menurut Yadi, kendaraan yang didatangkan dari Swedia itu mampu melewati medan dengan suhu di atas 100 derajat Celcius. Selain itu, kendaraan yang memiliki roda layaknya tank ini juga mampu melintas di medan yang tergenang air hingga ketinggian 1,2 meter.

"Ini termasuk kendaraan amfibi karena bisa mengambang jika dipasangi blower," imbuhnya.

Rekan Yadi bernama Hilman menambahkan bahwa kendaraan ini pun pernah menjalani tugas evakuasi bagi korban Merapi. "Kendaraan ini persis kendaraan yang sama untuk evakuasi korban Gunung Merapi dan Mbah Marijan," kata Hilman.

Hagglund BV 206 ini terdiri dari dua bagian. Bagian depan digunakan untuk pengemudi dan bisa diisi oleh tiga orang penumpang. Di bagian belakang merupakan bak terbuka yang bisa diisi sekitar 12 orang.

Kendaraan berbagai medan ini sebenarnya digunakan untuk militer. Namun, oleh PMI Hagglund disulap menjadi kendaraan evakuasi. PMI baru memiliki lima unit kendaraan jenis ini.

Hanya satu unit yang diturunkan untuk evakuasi di kawasan Thamrin. Untuk evakuasi di kawasan Thamrin, Hagglund beroperasi mulai dari Plaza UOB hingga bundaran HI. Kendaraan ini cukup membantu warga yang terjebak banjir di kawasan itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau