Dampak banjir

Sejumlah Kementerian Pulangkan Pegawai

Kompas.com - 17/01/2013, 23:23 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah kantor Kementerian mengijinkan pegawainya untuk pulang lebih awal dan ada juga yang tidak masuk kantor karena terhambatnya akses menuju kantor akibat ruas jalan tergenang banjir.

Kantor Kementerian dimaksud adalah kantor Kementerian yang berada di jalan seperi Jalan M.H. Thamrin, Sudirman, dan Medan Merdeka Barat.

Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) telah memulangkan pegawainya pukul 09.00. Alasannya, listrik di kedua kantor ini padam sehingga aktivitas bekerja tidak mungkin berjalan.

Arief Darmawan, Perekayasa Madya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi yang berkantor di komplek Kemenristek, mengatakan pasca padam listrik, kantor sempat menggunakan generator selama satu jam.

"Kantor pakai generator selama satu jam. Tapi setelah itu padam lagi karena bahan bakar habis," katanya.

Pada Kamis sore (17/1/2013, ketinggian air di depan kedua kantor Kementerian itu terpantau sekitar 80 cm.

Air berasal dari luapan kali kecil yang memisahkan kantor Kemenag dan Kemenristek. Kedua kantor ini terletak di Jalan Thamrin , perempatan Kebon Sirih.

Perempatan Kebon Sirih merupakan salah satu wilayah dengan ruas jalan terendam banjir tertinggi di sekitar Jalan Thamrin.

Di depan kantor, tampak anak-anak berenang karena ketinggian banjir memungkinkan hal itu. Mahkamah Konstitusi (MK) juga mengalami hal sama. Bahkan, aktivitas normal di MK baru dimulai Senin depan.

Pihak Keamanan MK mengatakan Kamis pagi air sempat memasuki halaman MK. Tetapi sekitar pukul 10.30, air sudah surut.

Sejumlah kantor Kementerian yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat juga tampak sepi. Pegawai pulang lebih awal dan banyak yang tidak datang ke kantor. (K03)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau