Jokowi Beri Bantuan Tiga Ton Beras di Kampung Pulo

Kompas.com - 18/01/2013, 01:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah kurang lebih 90 menit meninjau tanggul jebol Kanal Banjir Barat (KBB), Kamis (17/1/2013) tengah malam, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo langsung tancap gas mengunjungi  posko pengungsian di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Sebelum tiba di lokasi, Jokowi sempat mampir di rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati 7 untuk menjemput dan membawa serta isterinya, Iriana Widodo. Selain itu, ia juga membawa serta mobil Satpol PP yang mengangkut bantuan beras, selimut, dan buku tulis.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, seperti biasa, kehadiran Jokowi selalu membuat warga setempat antusias menyambutnya, walaupun keadaan di lokasi saat itu hujan turun dengan deras dan kurang penerangan.

Di sana, Jokowi atas nama Pemprov DKI langsung memberikan bantuan beras sebanyak tiga ton, selimut, dan buku tulis bagi warga secara simbolis di Kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, terdapat delapan RW dengan 74 RT dan 4496 KK yang terdaftar. Sementara itu untuk pengungsi dari kelurahan tersebut mencapai 2.967 jiwa. Di lokasi ini sudah terdapat dua lokasi pengungsian, yaitu di Gereja Koinonia dan Kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau