Game "Temple Run 2" Sambangi iOS, Android Menyusul

Kompas.com - 18/01/2013, 09:10 WIB

Imangi Studios Temple Run 2



KOMPAS.com - Game "Temple Run" memasuki sekuel baru. Temple Run 2 kini bisa diunduh gratis dari perangkat mobile bersistem operasi iOS, seperti iPhone, iPad dan iPod Touch sejak Kamis (17/1/2013). Sementara itu, Temple Run 2 untuk perangkat Android baru dirilis dalam waktu dekat.

Cara memainkan game ini masih sama dengan versi sebelumnya. Pemain diharuskan terus berlari menyelamatkan diri dari kejaran kera iblis. Semua tantangan harus dilewati mulai dari melompat, mengelak, hingga berbelok, dan mengambil koin emas di jalan setapak.

Jika di sekuel pertama si tokoh utama dikejar oleh 3 kera, kali ini tokoh utama hanya dikejar oleh satu kera, namun ukurannya sangat besar. Lokasinya berkisah di sebuah kuil yang ketinggiannya mencapai langit.

Temple Run 2 memberi sensasi berlari tanpa ujung yang lebih menantang. Si tokoh utama bisa meluncur dengan cara bergelantungan di tali. Kecepatan berlari terasa semakin kencang, ini sangat menguji reflek pemain. Grafis yang disuguhkan juga semakin baik.

Pemain bisa mendapatkan kekuatan dan kemampuang khusus, serta membuka karakter baru dalam Temple Run 2.

Seperti sekuel pertamanya, pengembang game Temple Run 2 berusaha menghasilkan uang dengan menerapkan metode pembelian dalam aplikasi (in-app purchase). Jika pemain ingin memiliki koin emas yang lebih banyak, maka bisa membayar mulai dari Rp 9.500 hingga Rp 189.000.

Foto oleh Brandon Bloch Pendiri Imangi Studios: Kiril Tchangov, Natalia Luckyanova, dan Keith Shepherd



Sekuel game Temple Run dikembangkan oleh Imangi Studios asal Washington, AS. Perusahaan pengembang aplikasi dan game ini dibangun oleh pasangan suami-istri Keith Shepherd dan Natalia Luckyanova pada 2008. Kiril Tchangov lalu bergabung dengan perusahaan itu pada 2009 untuk mengurusi bagian grafis.

Temple Run sekuel pertama dirilis pada 2011, dan kini telah diunduh lebih dari 170 juta kali di toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.

Sukses sekuel pertama mereka dilanjutkan dengan merilis Temple Run Brave. Game ini merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan multimedia Disney dan Pixar, yang mengadopsi cerita film animasi "Brave" di mana tokoh utamanya adalah Putri Merida. Di sebuah hutan di Skotlandia, Merida harus menghindar dari kejaran beruang raksasa bernama Mordu.

Selain Temple Run, Imangi Studios juga terkenal dengan game Harbor Master

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau