Banjir jakarta

Penumpang Pesawat Solo-Jakarta Menurun

Kompas.com - 19/01/2013, 13:40 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Jumlah penumpang pesawat rute Solo-Jakarta dan sebaliknya menurun, menyusul terjadinya banjir di Jakarta. Banyak penumpang membatalkan atau menunda rencana keberangkatan mereka.  

"Jumlah penumpang menurun 10-20 persen dari biasanya 90-95 persen selama dua hari terakhir. Akhir pekan yang biasanya tiket habis terjual sejak dua hari sebelumnya, sekarang masih 80 persen," ungkap Sales Representative Sriwijaya Air Solo Nur Sapto Siwi, Sabtu (19/1/2013).  

Penurunan penumpang juga terjadi untuk rute Jakarta-Solo. Bahkan untuk penumpang yang berangkat dari Jakarta dengan tujuan manapun, menurut Nur, mendapat keringanan jika ingin menjadwalkan ulang penerbangannya hingga 31 Januari tanpa terkena penalti.  

"Beberapa penumpang mengungkapkan menunda keberangkatan karena tempat tujuan di Jakarta kebanjiran. Ada juga yang acaranya di Jakarta dibatalkan karena banjir," kata Nur.

Hal serupa terjadi pada Garuda Indonesia, seperti diungkapkan Marketing and Sales Manager Garuda Indonesia Solo Endy Latief. Menurut Endy, penurunan sebagai dampak dari banjir Jakarta ini diperkirakan akan terjadi selama sepekan ini. Dari semula rata-rata penumpang pada bulan Januari 60 persen, diperkirakan akan menurun menjadi 37 persen akibat dampak banjir di Jakarta.  

"Jumlah penumpang kemarin untuk Solo-Jakarta 59 persen dan Jakarta-Solo 46 persen," kata Endy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau