UOB Plaza Kuras Air, Warga Batu Raja Protes

Kompas.com - 19/01/2013, 23:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum usai menangani kasus terendamnya area basement, pihak pengelola gedung UOB Plaza didatangi sekitar 20 orang warga Batu Raja. Mereka memprotes pihak gedung yang menyebabkan rumah mereka tenggelam setinggi 1,5 meter akibat pembuangan pompa-pompa penyedot air dari buangan basement. Kedua puluh warga yang terdiri dari pria, wanita dan anak-anak ini mendatangi gedung UOB Plaza dalam keadaan basah kuyup.

"Mana katanya mau ada bantuan. Enggak ada hujan malah naik airnya," protes salah seorang warga.

Sempat terjadi ketegangan antara warga yang ingin minta pertanggungjawaban dengan petugas keamanan gedung. Beruntung, kejadian ini tidak sampai berujung kepada hal-hal yang tidak diinginkan.

Warga Batu Raja RT 11 RW 01, Tanah Abang, Jakarta Pusat memprotes pihak manajemen gedung yang mengeluarkan air dari pompa basement gedung yang sedang terendam, ke segala sisi gedung. Alhasil, perumahan warga yang berada di belakang gedung tersebut terendam air setinggi satu meter.

"Ini gara-gara mompa, rumah-rumah jadi banjir segini," kata salah seorang warga sembari menunjukkan air yang menggenangi kawasan tempat tinggal mereka setinggi hidung orang dewasa tersebut.

Berita terkait, baca :

BANJIR RENDAM JAKARTA

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau