JAKARTA, KOMPAS.com — Perseteruan antara Presiden Barack Obama dan parlemen Amerika Serikat terkait pemotongan anggaran belanja dan kenaikan plafon utang AS telah berdampak pada harga minyak.
Pada penutupan perdagangan Selasa (22/1/2013) dini hari, harga minyak AS untuk Februari turun 0,5 persen atau 51 sen menjadi 95,05 dollar AS per barrel.
Penurunan harga minyak juga membuat harga bensin turun. Harga bensin Februari turun 2 sen atau 0,7 persen menjadi 2,7948 dollar AS per galon. Support di 2,61 dollar AS dan resistant di 2,89 dollar AS per galon.
Harga minyak mentah jenis Brent pada perdagangan di bursa London juga turun. Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Maret turun sebesar 18 sen dan ditutup di posisi 111,71 dolar AS per barrel.
Rencana Partai Republik untuk melakukan voting guna menghasilkan keputusan tentang jumlah rencana pengeluaran anggaran belanja AS memicu kekhawatiran pasar. Perdagangan tadi malam cenderung sepi dengan volume perdagangan dari seluruh kontrak yang diperdagangkan, yakni sekitar 54 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang