Dampak gempa

Satu Orang Meninggal akibat Gempa di Aceh

Kompas.com - 22/01/2013, 09:16 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan 6 skala Richter (SR) yang mengguncang sejumlah wilayah di Aceh, Selasa (22/1/2013), sekitar pukul 05.22.

Para korban adalah satu keluarga warga Desa Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Jarwansyah mengatakan, korban yang meninggal dunia bernama Tutia Rahmi (9).

Tiga korban luka-luka adalah Ibu Tutia, Mariana (30) dan kakaknya, Raudhatul Jannah (12). Mereka adalah anggota keluarga Agus Salim, yang selamat dalam kejadian tersebut karena sedang pergi ke ladang.

Para korban meninggal dan luka akibat tembok rumah mereka runtuh. "Sebenarnya, tadi saya mendapatkan kabar tiga orang meninggal dunia. Tapi, baru satu yang sudah ada laporannya. Kemungkinan masih ada korban lain. Tim kami masih terus mengumpulkan data," kata Jarwansyah.

Di Kabupaten Pidie, gempa juga mengakibatkan sejumlah rumah dan masjid rusak. Kondisi kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Mane, Tangse, dan Geumpang, Kabupaten Pidie. Diperkirakan ada sejumlah warga yang mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan tembok rumah.

"Kami masih akan memastikan berapa jumlah korban dan rumah yang rusak," tambah Jarwansyah.

Gempa bumi berkekuatan 6 SR mengguncang sejumlah wilayah di Aceh, Selasa (22/1/2013) sekitar pukul 05.22. Gempa yang terjadi bersamaan dengan datangnya azan Subuh tersebut berpusat di 5,49 Lintang Utara dan 95,21 Bujur Timur, atau sekitar 15 kilometer barat daya Kota Banda Aceh. Kedalaman gempa tercatat 84 kilometer di bawah permukaan laut.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau