Sebanyak 49 Rumah Rusak Akibat Gempa Aceh

Kompas.com - 22/01/2013, 16:57 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) hingga Selasa (22/1/2013) pukul 15.30 mencatat jumlah rumah rusak akibat bencana gempa bumi di Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie sebanyak 49 unit. Dari jumlah itu, 26 rumah di antaranya mengalami rusak berat dan 23 rusak ringan.

Kepala BPBA Jarwansyah saat dihubungi mengungkapkan, rumah rusak tersebut berada di wilayah Kecamatan Mane dan Kecamatan Geumpang, Pidie. Selain rumah, gempa juga merusakkan pos pengamatan gunung api Peut Sagoe di Geumpang, Pidie, serta merusakkan bangunan Masjid Langgien di Bandar Baru, Pidie Jaya.

Mengenai korban meninggal dunia, BPBA mencatat ada satu orang, yaitu Tutia Rahmi (9), warga Desa Mane, Kecamatan Mane, Pidie. Ibu dan kakak perempuan Tutia, yaitu Mariana (30) dan Raudhatul Jannah (12), mengalami luka-luka.

Di Kecamatan Geumpang, jumlah orang yang mengalami luka-luka sebanyak delapan orang. " Dari jumlah itu, lima orang telah dirawat di Puskesmas Geumpang, dan satu orang telah dirujuk ke RS Sigli. Dua orang lagi rawat jalan," kata dia.

Para korban luka tersebut adalah Aisyah (40) warga Desa Puloloih, mengalami luka berat; Ita Darni (35) warga Desa Puloloih, luka berat; Siti Harfah (27) warga Desa Puloloih, luka berat; Rahil (3) warga Desa Puloloih, luka berat; Nasrin (30) warga Desa Keune, luka ringan; Mikiar (10) warga Desa Puloloih, luka ringan; Sarifah (70) warga Leupe, terserang jantung; dan Samah (65) warga Desa Puloloih, luka ringan. Dengan demikian, jumlah korban luka sebanyak 10 orang.

Data jumlah kerusakan dan korban luka yang dirilis BPBA tersebut agak berbeda dengan hasil rekapitulasi sementara dampak gempa di Pidie yang disampaikan Bupati Pidie, Sarjani Abdullah. Dalam pesan layanan blackberry messenger (BBM) yang diterima Kompas, Sarjani mengungkapkan, korban meninggal dunia satu orang, luka 15 orang.

Selain itu, Sarjani juga menyebutkan, rumah rusak sebanyak 84 unit, meunasah 2 unit, kantor Camat Mane satu unit, sekolah satu unit, puskesmas satu unit, dan kompleks kompi TNI empat unit.

Seperti diketahui, pada Selasa (22/1/2013) subuh tadi, warga Aceh kembali dikejutkan oleh dua getaran gempa dengan Skala 6 MM (moment Magnitude) atau sekitar 6,0 skala Richter (SR) dan 4,7 MM atau sekitar 5,1 SR. United State Geological Survey (MSGS) mencatat , gempa pertama berpusat di 4.961° LU dan 96.083° BT pukul 05:22:54 dengan kedalaman 16 Km dan gempa kedua 5.009° LU dan 96.039° BT pukul 05:48:07 dengan kedalam an 14 Km. Gempa pertama dengan gempa kedua cuma berselang 25 menit. Kedua gempa tersebut bersumber di kawasan Mane Geumpang, Kabupaten Pidie, Aceh.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau