PALEMBANG, KOMPAS.com — Sembilan pasang calon wali kota dan wakil wali kota bertarung memperebutkan Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, dalam pemungutan suara yang diselenggarakan pada Rabu (23/1/2013) ini.
Jumlah calon yang bertarung ini merupakan salah satu yang terbanyak dalam pilkada yang pernah digelar di tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Dari kesembilan pasang calon ini, tiga di antaranya calon independen dan enam diusung partai politik. Di antara pasangan calon, terdapat Sukadi Duadji (kakak kandung dari Susno Duadji). Ia menjadi calon wali kota.
Juga ada Wakil Walikota Pagaralam Ida Fitriati yang berpasangan dengan Novirzah, putra Wali Kota Pagaralam Djazuli Kuris. Lalu ada Ana Septiana Zuraida yang adalah istri Bupati Lubuk Linggau. Dia maju sebagai calon wali kota.
Wali Kota Pagaralam Djazuli Kuris mengatakan, banyaknya calon yang bertarung menunjukkan hidupnya demokrasi di Pagaralam. "Dari demokrasi yang hidup ini diharapkan Pagaralam mendapat pemimpin yang merakyat dan mampu menyejahterakan masyarakat," katanya.
Pagaralam merupakan kota kecil berbasis pertanian di perbatasan Sumsel dan Bengkulu. Jumlah matapilih hanya sekitar 100.000 orang dengan APBD tahun 2013 sekitar Rp 579 miliar. Sebagai perbandingan, Palembang mempunyai matapilih sekitar 1,2 juta orang dengan APBD lebih dari Rp 2 triliun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang