Pilgub jatim

Soekarwo Galang Dukungan Partai Islam

Kompas.com - 23/01/2013, 15:59 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Timur petahana, Soekarwo terus bergerilya mencari dukungan partai. Setelah mendatangi kantor DPD Partai Golkar dan Hanura, Rabu (23/1/2013) Soekarwo menggalang dukungan ke dua partai Islam, PKNU dan PPP.

Cagub dari Partai Demokrat itu didampingi sejumlah pengurus DPD Partai Demokrat Jatim mendatangi kantor DPW PKNU di Jalan Gayungsari Timur, berlanjut ke Kantor DPW PPP di Jalan Kendangsari, Surabaya.

Kedatangan Soekarwo dan rombongan disambut pengurus dua partai tersebut dengan menggelar pertemuan tertutup. Usai pertemuan di PKNU Jawa Timur, Soekarwo tidak mengaku kedatangannya untuk meminang resmi PPP dan PKNU untuk bergabung bersama dalam koalisi pendukung pencalonannya.

''Ini hanya upaya komunikasi politik menjelang suksesi Pilgub, tidak hanya hari ini saja saya bertamu ke PKNU,'' kata Soekarwo.

Dia juga menolak komunikasi politik dengan dua partai Islam ini sebagai upaya menjegal partai yang berpotensi dipakai mantan Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansah untuk kembali menjadi cagub pada Pilgub Agustus nanti, mengingat PPP dan PKNU adalah partai pendukung Khofifah pada Pilgub 2008 lalu.

Namun, ajakan resmi Soekarwo tidak diterima begitu saja oleh PKNU dan PPP. Kedua partai itu masih akan membahas pinangan Soekarwo itu di forum pimpinan partai di tingkat DPW dan DPP. ''Selain melalui pertimbangan pengurus partai, juga melalui pertimbangan para ulama,'' kata Ketua DPW PKNU Jatim, Arif Junaidi.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPW PPP, Musyafa' Noer. ''Pinangan ini bukan berarti PPP mendukung Soekarwo, tapi masih kami proses melalui mekanisme partai yang berlaku,'' terang Arif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau