Muhammadiyah Dukung Perubahan Kurikulum

Kompas.com - 24/01/2013, 13:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  Meski kontroversi terkait kurikulum baru masih terjadi, salah satu organisasi berbasis agama, yaitu Muhammadiyah, mendukung langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meningkatkan kualitas pendidikan melalui perubahan kurikulum.

Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengatakan bahwa kebijakan yang diambil oleh Kemdikbud dalam memperbaiki mutu generasi bangsa melalui pendidikan tersebut sejalan dengan semangat yang diusung oleh Muhammadiyah. Untuk itu, perubahan kurikulum yang bertujuan memajukan anak bangsa ini memperoleh dukungan penuh.

"Perubahan untuk menjadi yang lebih baik, seperti halnya perubahan kurikulum adalah sejalan dengan visi dan misi Muhammadiyah," kata Din, dalam keterangan pers Kemdikbud yang diterima Kompas.com, Rabu (23/1/2013).

Tidak hanya sekadar memberikan dukungan, ia juga berencana akan mengawali untuk menggelar pelatihan bagi guru-guru di sekolah Muhammadiyah dan meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh untuk membuka pelatihan tersebut sekaligus melakukan sosialisasi.

"Kami minta pada Mendikbud untuk membuka acara sosialisasi dan pelatihan bagi guru-guru Muhammadiyah di Yogyakarta," ujar Din.

Selanjutnya, Din meminta pada badan otonom Muhammadiyah yang mengurus masalah pendidikan dasar dan menengah untuk berkoordinasi dengan Kemdikbud agar kurikulum baru pada Juli mendatang dapat berjalan lancar di sekolah Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia.


Berita terkait, baca :  KURIKULUM 2013

Tak mau ketinggalan informasi seputar pendidikan dan beasiswa? Yuk follow Twitter @KompasEdu!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau