YOGYAKARTA, KOMPAS.com -- Hujan deras yang mengguyur puncak Merapi memicu terjadinya banjir lahar dingin di sungai Gendol. Akibatnya satu akses jalan antardesa, di Daerah Aliran Sungai (DAM) Kejambon, Sindumartani, Ngemplak, Sleman harus ditutup sekitar 2 jam.
Ketua relawan dari Forum Peduli Bumi (FPB), Nanang Setyoaji mengatakan, aliran lahar yang mengalir berkapasitas sedang. "Aliran lahar dingin hampir terjadi merata di beberapa sungai yakni Gendol, Kuning, dan Opak," terangnya, Jumat (25/01).
Ia menjelaskan jalur DAM yang menghubungkan antar desa sempat ditutup dari pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB. Penutupan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Meski tergolong aliran sedang, namun jika ada yang lewat cukup membahayakan," tegasnya.
Ketua Forum Komunikas Lintas Relawan (Foklar), Teddy mengatakan, hujan yang mengguyur sejak pukul 15.00 WIB hingga petang, belum membahayakan. Meski demikian warga harus tetap waspada.
"Tadi hanya sebatas aliran lokal (kapasitas sedang), hanya karena untuk mengantisipasi, akses jalan ditutup. Warga tetap harus meningkatkan kewaspadaannya karena cuaca masih ekstrem," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang