Pilgub jatim

Khofifah Didorong Gandeng Tokoh Madura

Kompas.com - 27/01/2013, 17:40 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Khofifah Indar Parawansa dinilai mampu menandingi kekuatan politik pasangan petahana dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Jawa Timur, Soekarwo dan Saifullah Yusuf.

Khofifah didorong menggandeng tokoh Madura agar kekuatannya semakin lengkap. Hasil analisis Surabaya Survey Centre (SSC), dari beberapa nama tokoh Madura yang muncul, Said Abdullah yang paling layak menjadi pendamping Ketua Umum Muslimat NU itu.

''Jika Khofifah-Said Abdullah, saya yakin akan mampu menandingi, bahkan mengalahkan, Soekarwo-Saifullah Yusuf,'' kata Direktur SSC Mochtar W Oetomo, Minggu (27/1/2013).

Dari latar belakang partai, keduanya juga memiliki kekuatan yang cukup efektif jika bertarung di wilayah Jatim. Khofifah dipastikan akan didukung PKB, sementara Said Abdullah akan didukung PDI-P. Dari segi popularitas, masyarakat Jatim masih memiliki memori kuat dari Khofifah, dia adalah pesaing kuat Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 2008.

Said Abdullah memiliki jaringan kuat karena merupakan anggota DPR dari PDI-P serta pengusaha media dan tokoh masyarakat di Madura. ''Jangan lupa, masyarakat Madura di Jatim menyebar merata di 38 kabupaten/kota,'' tutur Mochtar.

Khofifah juga bukan nama asing bagi warga Madura. Pada 2008, dia kalah pada Pilkada Jatim ulang putaran ketiga yang hanya diselenggarakan di empat kabupaten di Madura menyusul kasus daftar pemilih tetap (DPT). Sementara itu, meski Soekarwo-Saifullah Yusuf hampir pasti menjadi pasangan petahana pada Pilkada Jatim, Agustus nanti, sampai saat ini belum ada kabar kapan dideklarasikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau