Ayah Zaskia Sungkar Yakin Putrinya Bersih dari Narkoba

Kompas.com - 27/01/2013, 19:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mark Sungkar yakin bahwa putrinya, artis peran dan penyanyi Zaskia Sungkar, tidak bergaul dengan narkoba. Zaskia merupakan satu dari 17 orang yang berada di rumah Raffi Ahmad di Jakarta ketika terjadi penggerebekan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu (27/1/2013) subuh.

"Saya yakin 99 persen anak saya bersih," ujar Mark ketika diwawancara di gedung BNN, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013).

Walaupun demikian, Mark menegaskan, jika memang anaknya bersalah, ia akan menyerahkan putrinya untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Ia pun berjanji dari pihak keluarganya tidak akan menutup-nutupi kasus itu.

Mark menuturkan, Zaskia dan Irwansyah datang ke kediaman Raffi pada Minggu pagi untuk bersilaturahim, karena Raffi hendak menjalani ibadah umrah. Selain itu, Irwansyah dan Zaskia juga memiliki urusan pekerjaan dengan Raffi. "Dia (Irwansyah) datang untuk minta tanda tangan Raffi, untuk (urusan) production house-nya. Tapi, sampai di sana, terjadi penggerebekan," lanjutnya.

Sebelumnya, diberitakan, BNN menggerebek rumah Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013) subuh. Sebanyak 17 orang digiring ke BNN dalam penggerebekan tersebut. Empat dari mereka adalah Raffi, Wanda Hamidah, Irwansyah, dan Zaskia. Dari rumah Raffi, para petugas BNN menyita sejumlah barang bukti narkotika, yakni dua linting ganja dan beberapa butir pil MDMA, yakni bahan pembuat ekstasi yang telah dicampur ke dalam minuman bersoda.

Sejumlah barang bukti tersebut diketahui dikonsumsi oleh 17 orang itu. Tapi,  hal tersebut masih harus didukung oleh hasil tes urine.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau