Raffi Cs Diperiksa, Arus Lalu Lintas Depan Kantor BNN Tersendat

Kompas.com - 28/01/2013, 17:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemeriksaan terhadap sejumlah artis yang diduga terjerat narkoba di rumah artis Raffi Ahmad mendapat perhatian besar dari media massa. Kegiatan peliputan media di kantor Badan Narkotika Nasional, Cawang, Jakarta Timur, pada akhirnya menimbulkan dampak terhadap kelancaran arus lalu lintas sejak pagi hingga sore di Jalan MT Haryono dari arah Cawang-UKI menuju Pancoran, Senin (28/1/2013).

"Ini karena terlalu banyak mobil media yang datang ke sini," kata Supanto, salah seorang polisi lalu lintas yang mengatur arus kendaraan di depan Gedung BNN.

Dalam pantauan Kompas.com, setelah selter transjakarta BNN, mobil-mobil berjajar hingga membentuk tiga lajur di badan jalan. Hal itu mengakibatkan berkurangnya ruas jalan untuk pengendara di pertemuan jalur dari fly-over Cawang-Halim dan dari arah kolong Cawang-UKI. Situasi semakin sulit ketika bus gandeng transjakarta hendak meninggalkan selter BNN. Dengan mengambil arah diagonal, pergerakan bus transjakarta praktis menutup seluruh ruas jalan yang tersisa.

"Enggak setiap hari kayak gini. Kebetulan saja karena ada Raffi Ahmad," kata salah seorang pedagang minuman di depan gedung BNN.

Hingga saat ini kondisi lalu lintas masih tersendat. Sementara itu, tiga petugas kepolisian terus aktif mengatur arus kendaraan hingga menjelang fly-over Cawang atas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau