Atasi Stres Kerja dalam Waktu Singkat

Kompas.com - 28/01/2013, 23:05 WIB

KOMPAS.com - Pekerjaan yang menumpuk dan jadwal rapat yang padat tak jarang membuat Anda kelelahan. Jika dibiarkan terus-menerus, hal ini akan sangat berbahaya bagi kesehatan mental dan fisik Anda. Jadi, ketika Anda merasa stres, ada baiknya untuk berhenti sejenak atau memperlambat ritme Dengan demikian, Anda akan lebih rileks dan lebih produktif saat melanjutkan pekerjaan.

Nah, kalau Anda tak punya banyak waktu untuk bersantai sejenak, ada cara lain untuk meredakan stres dalam waktu singkat.

1. Lima menit
Siapa bilang dalam waktu lima menit Anda tak bisa meredakan stres akibat dikejar deadline? Jika bisa memanfaatkan waktu dengan tepat, dalam waktu lima menit Anda akan kembali santai dan segar saat bekerja.

Salah satu kesalahan terbesar para pekerja adalah tidak bisa memanfaatkan waktu jeda untuk rileks. Banyak dari Anda yang cenderung beralih menatap layar ponsel saat penat melihat tumpukan pekerjaan atau melihat layar komputer. Agar tak bertambah stres, sebaiknya jangan lagi melakukan hal ini.

Jika Anda punya lima menit untuk beristirahat, manfaatkan dengan melakukan peregangan tubuh, mengambil nafas alam-dalam, berdiri, atau sekadar jalan-jalan ke dekat meja kerja. Ini akan membantu melancarkan sirkulasi tubuh dan menambah jumlah oksigen dalam darah sehingga Anda menjadi lebih segar dan fokus bekerja.

2. Lima belas menit
Salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan jeda 15 menit adalah dengan berjalan-jalan sebentar. Tak masalah jika hanya berjalan-jalan di sekitar kantor, karena yang paling penting adalah menjauh dari ruang kerja. Sembari berjalan-jalan sebentar, Anda juga bisa melakukan beberapa gerakan peregangan kecil. Ini akan meningkatkan produksi endorfin yang bisa memperbaiki suasana hati dan meningkatkan fokus Anda.

Alternatif kegiatan lain adalah menelepon keluarga atau sahabat lama, membaca majalah, atau sekadar menjelajah internet untuk membaca berita, atau mencari lokasi liburan yang menyenangkan.

3. Satu jam
Alangkah baiknya jika sela kesibukan kerja Anda masih menyisakan satu jam untuk istirahat. Yang pasti, saat istirahat makan siang, makan sianglah di luar ruang kerja supaya pikiran lebih rileks. Atau, Anda bisa makan dengan cepat di meja kerja, lalu menggunakan sisa waktu istirahat untuk ngopi-ngopi bersama teman-teman di kedai kopi di kantor, menggelar barang dagangan (entah itu membagikan katalog produk, memberikan tester keripik atau cookies, dan lain-lain), mengikuti kelas yoga atau aerobik, atau melihat-lihat buku, DVD, atau CD (kalau sedang di mall). Atau mau cuci-blow sebentar di salon?

Namun terkadang cara yang paling baik untuk bisa meredakan stres adalah dengan berada di lingkungan yang hening. Anda bisa memilih perpustakaan yang tenang sambil membaca bacaan kesukaan Anda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau