Madrid, Minggu
Kaki emas Messi telah mencetak 33 gol dalam 21 partai Liga Spanyol. Jika konsisten, bukan tidak mungkin Messi mampu mencetak gol ke-50 di La Liga musim ini. Messi juga menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam 11 pertandingan berturut-turut di La Liga.
Quadruple Messi mengempaskan Osasuna, 5-1 (3-1), dan memperkuat posisi Barcelona sebagai pemuncak klasemen dengan
Kekalahan Atletico dari Athletic Bilbao dengan skor telak 0-3 menguntungkan Barcelona karena memperlebar selisih poin antara Barcelona dan Atletico.
Messi tak butuh banyak waktu untuk membobol gawang Osasuna. Pada menit ke-11 terjadi gol pertama Barcelona setelah Messi dengan gayanya yang elegan mengecoh kiper. Osasuna menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-24 oleh Raoul Loe.
Bencana kembali menimpa Osasuna setelah Javi Arribas menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti. Messi yang bertindak sebagai algojo kembali membobol gawang Osasuna pada menit ke-28. Pedro Rodriguez mencetak gol ketiga pada menit ke-40. Gol ketiga Messi dicetak pada menit ke-56, buah kerja sama dengan David Villa dari lapangan tengah. Dua menit kemudian, Messi mencetak gol keempat setelah menerima umpan Adriano.
Seperti biasa, Messi menanggapi kecemerlangannya dengan rendah hati. ”Semua yang kita lakukan dalam hidup harus lebih baik dari sebelumnya, begitu juga dalam sepak bola,” kata pemain yang baru menerima penghargaan FIFA Ballon d’Or untuk keempat kalinya ini. Pemain asal Argentina itu mengatakan, sikap rendah hati adalah filosofi klub Barcelona.
Meskipun kariernya di lapangan sepak bola sangat luar biasa, Messi dianggap belum sejajar dengan Pele atau Maradona karena ia belum pernah mengangkat trofi di Piala Dunia.
Pada derbi Madrid antara Real Madrid dan Getafe yang berakhir 4-0 (0-0) untuk Madrid, Cristiano Ronaldo mencetak hattrick pada menit ke-62, ke-65, dan satu gol dari titik penalti pada menit ke-72. Satu gol disumbangkan Sergio Ramos yang merupakan gol pembuka kemenangan Madrid pada menit ke-53. Ronaldo pada Liga Spanyol musim ini telah mengoleksi 21 gol, atau lebih sedikit 12 gol dari Messi.
Produktivitas gol Messi dan Ronaldo menjadi pertanda bahwa keduanya akan bersaing keras dalam pertandingan semifinal Piala Raja, Rabu (30/1). Laga itu akan menjadi duel klasik yang mempertemukan dua musuh bebuyutan di Santiago Bernabeu.
Ronaldo yang mencetak gol ke-300 sepanjang karier profesionalnya melalui gol pertama pada laga tersebut mengatakan, pertandingan melawan Barcelona akan sangat berat.
”Barcelona adalah tim luar biasa. Kami akan kehilangan beberapa pemain (Iker Casillas, Pepe, Angel Di Maria), tetapi itu bukan alasan,” kata Ronaldo yang puas dengan ketiga golnya.