"Cathinone" Bikin Efek Narkoba Berlipat Ganda

Kompas.com - 29/01/2013, 11:55 WIB

KOMPAS.com — Zat cathinone menjadi pembicaraan setelah Badan Narkotika Nasional menemukan zat ini dikonsumsi oleh beberapa orang yang ditangkap di rumah salah satu pesohor, Minggu (27/1/2013). Sebenarnya, apakah cathinone itu?

Menurut Dr Iskandar Irwan Hukom, Sekretaris Jenderal Yayasan Cinta Anak Bangsa, cathinone sebenarnya masuk ke dalam jenis prekursor. "Zat kimia ini tidak adiktif, tetapi ditambahkan untuk meningkatkan potensi adiksinya," kata dokter yang mendalami tentang konseling dan terapi keluarga ini ketika dihubungi Kompas.com.

Ia menyebutkan, prekursor memang bukan zat adiktif sehingga secara hukum penggunanya bisa lolos. "Kecuali kalau setelah dites ketemu amfetamin atau zat turunannya," paparnya.

Prekursor seperti cathinone sendiri, menurut Iskandar, bukan barang baru. Oleh badan PBB, zat ini sudah dimasukkan ke dalam daftar zat-zat adiktif sejak tahun 1970-an.

"Prekursor bermacam-macam, salah satunya obat yang sebenarnya obat medis sehingga bisa dibeli di apotek atau toko obat. Fungsi prekursor jika ditambahkan narkotika lain membuat efeknya berlipat ganda," katanya.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, zat cathinone berasal dari tanaman Catha edulis yang tumbuh subur di Azerbaijan. Jika diolah, zat itu dapat digunakan untuk campuran ekstasi dengan efek samping menimbulkan rasa senang dan kehilangan nafsu makan bagi penggunanya. Tanaman jenis ini sempat dilegalkan di beberapa negara, antara lain di Senegal hingga tahun 2002 dan Selandia Baru hingga 2007.

Sejak tahun 1980, WHO mengklasifikasikan cathinone sebagai obat terlarang karena bisa menyebabkan kecanduan ringan, lebih ringan dari kecanduan alkohol atau rokok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau