Rapat dengan komisi v dpr

Jokowi Ingin Realisasi Konkret soal Banjir

Kompas.com - 31/01/2013, 12:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengikuti rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR. Rapat tersebut untuk membahas penanganan banjir dan sinkronisasi program penanggulangan banjir Jabodetabek yang bersumber dari APBN dan APBD.

Rapat kerja itu turut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayor Jenderal TNI Marinir Alfan Baharuddin, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, dan Sekretaris Daerah Jawa Barat Lex Laksamana.

"Di mana sungai tersebut melewati beberapa provinsi, yaitu Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, maka harus ditangani oleh Kementerian PU sehingga menggunakan APBN. Oleh karena itu, Komisi V mengundang gubernur-gubernur tersebut bersama Menteri PU untuk berkoordinasi guna mengatasi permasalahan banjir yang sering melanda Jakarta dan daerah lain di sekitarnya," kata anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Hanura, Saleh Husin, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Jokowi mengungkapkan, pihaknya menginginkan ada hasil dari pertemuan itu, yaitu realisasi konkret untuk mengantisipasi banjir. Menurut dia, banjir menjadi permasalahan langganan Ibu Kota yang sudah terjadi selama puluhan tahun, tetapi belum dapat ditanggulangi hingga saat ini.

"Saya ingin bicara yang real-lah, yang manfaatnya jelas, jangka pendek, sedang, ataupun panjang," kata Jokowi.

Jokowi tiba di Gedung DPR pada pukul 11.00 WIB, hanya berselang lima menit sebelum kedatangan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Hingga pukul 12.00 WIB, Djoko Kirmanto memberikan presentasinya terkait dengan program kerja antisipasi banjir pada tahun 2013. Selanjutnya giliran Kepala Basarnas dan Kepala BNPB secara bergantian menyampaikan laporan terkait dengan penanggulangan banjir besar di Ibu Kota beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau