MILAN, KOMPAS.com - Meski pernah memperkuat Inter Milan, Mario Balotelli tak pernah merasa sebagai I Nerazzurro (pendukung fanatik Inter). Bahkan, dia melompat di depan ratusan suporter AC Milan untuk menegaskan bahwa dia bukanlah I Nerazzuro.
Balotelli sudah resmi menjadi pemain AC Milan, rival berat Inter Milan, setelah ditransfer dari Manchester City sebesar 20 juta euro (sekitar Rp 262,3 miliar). Kehadirannya di bandara langsung disambut meriah oleh Milanisti.
Setelah menyelesaikan pemeriksaan medis, Balotelli menuju rumah makan Da Guannino. Di luar rumah makan itu, sekitar 1000 suporter sudah menunggu dan menyanyikan lagu-lagu I Rossoneri.
Lalu, di depan mereka, Balotelli membuat penegasan bahwa ia bukan I Nerazzurro. Ketika Milanisti menyanyikan lagi, "Mereka yang tidak melompat adalah I Nerazzurro..."" Maka, Balotelli pun melompat.
Balotelli memang sejak kecil mengagumi AC Milan. Sebab itu, kepindahannya ke klub itu tak ubahnya mimpi yang menjadi kenyataan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang