Pilkada jawa barat

Jadwal Dibagi, Timses Bingung

Kompas.com - 03/02/2013, 15:39 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Rapat beragendakan penyerahan jadwal kampanye Pilkada Jawa Barat 2013 yang bertempat di kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jabar mendadak ribut. Tim sukses masing-masing pasangan calon memprotes surat keputusan KPU terkait jadwal kampanye yang mereka sebut membingungkan.

Pasalnya, mereka mengaku telah mendengar kabar bahwa KPU tidak mengizinkan kampanye damai digelar pada hari pertama kampanye, 7 Februari 2013, dengan alasan keamanan. Namun, sewaktu menerima salinan SK dari KPU, di sana masih tercantum jadwal kampanye damai.

"Kami harus ikut yang mana," kata Abdy Yuhana, Ketua Tim Sukses Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, Minggu (3/2/2013).

Menurut jadwal, kampanye damai seharusnya dilakukan setelah pembacaan visi dan misi pasangan calon di DPRD Provinsi Jabar. Mereka mempermasalahkan itu karena khawatir pelaksanaannya bakal membingungkan. Berpatokan pada SK KPU bakal ada kampanye damai, tapi dikhawatirkan bakal batal pada hari pelaksanaannya.

Kebingungan para tim sukses berubah menjadi kegeraman sewaktu perwakilan yang menemui mereka adalah staf, tidak ada satu pun komisaris KPU yang bisa memberikan kepastian. Ditambah lagi saat Ketua Tim Sukses Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana Zainal Lan, Didin Supriadin, yang mengaku trauma dengan miskomunikasi di tubuh KPU.

"Soal surat suara, misalnya, saya diperbolehkan Sekretaris KPU untuk mengganti nama, tapi mendadak beberapa jam kemudian dibatalkan oleh komisioner," kata Didin.

Dengan kebuntuan tersebut, staf KPU bernama Agus Ridwan dan Ma'mun Nawawi menjanjikan jawaban segera dari para komisioner.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau