AC Milan Glorie Tiba, Ronaldikin "Diculik" Massaro

Kompas.com - 05/02/2013, 22:47 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com — Rombongan AC Milan Glorie akhirnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (5/2/2013), sekitar pukul 22.15 WIB. Beberapa mantan pemain legendaris seperti Massimo Taibi, Paolo Maldini, Andriy Shevchenko, Alessandro Costacurta, Franco Baressi, Roque Junior, Daniel Massaro, dan Serginho keluar dari bandara dengan pengawalan ketat.

Sempat terjadi kericuhan. Panitia yang merupakan anggota Milanisti tidak bisa mengalungkan syal karena sesaknya Milanisti. Maldini dan kawan-kawan tidak mengucapkan sepatah kata pun. Meski begitu, mereka tampak antusias. Mereka merekam dan memotret aktivitas Milanisti yang menyanyikan yel, mengibarkan bendera-bendera Milan, serta meneriakkan nama-nama idola mereka, antara lain Maldini, Shevchenko, dan Massaro.

Ada kejadian unik dalam acara penyambutan ini. Ronaldikin yang memiliki paras mirip mantan pemain Milan, Ronaldinho, tiba-tiba ditarik Massaro ke dalam bus yang mereka tumpangi. Ronaldikin kemudian bergaya bak superstar. Pria asal Bandung itu membentangkan syal Milan yang dimilikinya. Ronaldikin tetap berada di dalam bus saat rombongan Milan Glorie menuju hotel.

Meski Milan Glorie sudah meninggalkan bandara, Milanisti Indonesia tetap bertahan sambil menyanyikan yel Milan dengan diiringi drum. Mereka tampak begitu gembira dengan kedatangan Milan Glorie yang kedua ini.

Rencananya, Milan Glorie akan menggelar pertandingan amal melawan Indonesia All Star Legend di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (9/2/2013) mendatang. Yeyen Tumena, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, serta Bambang Pamungkas akan memperkuat Indonesia All Star Legend. Tim ini akan dilatih Danurwindo.

Benvenuto, Milan Glorie!!!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau