JAKARTA, KOMPAS.com — Mendekati pemilihan umum, para tokoh yang disebut-sebut akan maju sebagai calon presiden mulai menjalin komunikasi. Dua di antaranya adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto. Keduanya melakukan pertemuan di kediaman Hatta, Minggu (3/2/2013) lalu. Apa saja yang dibahas kedua tokoh tersebut?
Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno mengatakan, keduanya membahas banyak hal termasuk soal perekonomian. "Prabowo juga memiliki pemikiran bagaimana membangun perekenomian nasional melalui perspektif beliau, perkembangan politik teraktual. Ya, kira-kira itulah yang dibicarakan mereka," kata Teguh, Selasa (5/2/2013) di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Anggota Komisi V DPR itu menyebutkan, Prabowo memberikan masukan dalam konteks ekonomi. Di satu sisi pula, mantan Panglima Kostrad itu memuji kinerja Hatta sebagai Menteri Koordinator Perekonomian. Sebaliknya, Hatta juga mengapresiasi pemikiran Prabowo soal perekonomian. Dalam pertemuan itu, Teguh menilai keduanya memiliki banyak kecocokan.
"Kelihatannya chemistry, senyawanya, kok nyambung (antara PAN dan Gerindra)," ujar Teguh.
Menurut Teguh, pertemuan itu memang masih terlalu dini jika disebut sebagai koalisi. Namun, ia mengatakan bahwa pertemuan kedua tokoh yang digadang menjadi capres itu adalah hal yang positif. "Ini memberikan sinyal-sinyal baik karena tokoh-tokoh politik itu memberikan pesan kepada masyarakat, bahwasanya mereka berbeda parpol, tapi komunikasi secara personal tidak ada masalah. Ketika bicara nasionalisme, mereka bisa duduk bersama," kata Teguh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang