Apple dan BlackBerry Melonjak, Wall Street Melaju

Kompas.com - 06/02/2013, 07:35 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Bursa saham Wall Street berbalik melonjak pada Selasa (5/2/2013) waktu setempat (Rabu pagi WIB), pulih jauh dari kerugian Senin (4/2) dan mengambil momentum dari indikator ekonomi yang kuat.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 99,22 poin lebih tinggi (0,71 persen) menjadi 13.979,30. Indeks S&P 500 naik 15,58 poin (1,04 persen) menjadi 1.511,29, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 40,41 poin (1,29 persen) menjadi 3.171,58.

Dalam catatan pasar terbaru sore hari, Charles Schwab & Co. mengaitkan "kenaikan mantap" pada Selasa terhadap laporan ekonomi AS yang menunjukkan aktivitas sektor jasa meningkat dan kontraksi pada aktivitas bisnis zona euro melambat.

Anggota saham unggulan (blue-chip) Dow, hampir secara umum naik, dengan keuntungan terbesar diraih UnitedHealth Group (naik 3,7 persen), Bank of America (naik 3,4 persen), JPMorgan Chase (naik 2,3 persen) dan American Express (naik 2,1 persen).

Beberapa perusahaan di indeks Nasdaq juga berkinerja baik, dengan Apple melompat 3,5 persen dan BlackBerry naik 7,6 persen. Saham Dell naik 1,1 persen menjadi 13,42 dollar AS setelah perusahaan mengumumkan kesepakatan 24,2 miliar dolar AS untuk go private (menjadi perusahaan tertutup), menilai perusahaan di 13,65 dollar AS per saham. Pesaing Dell, Hewlett-Packard juga menguat, naik 2,5 persen.

Perusahaan internet dan TV kabel Inggris Virgin Media naik 17,9 persen, setelah mengkonfirmasi pembicaraan dengan Liberty Global untuk diakuisisi oleh raksasa kabel AS. Tapi Liberty global turun 2,3 persen.

McGraw-Hill, pemilik S&P, menukik 10,7 persen, penurunan tajam hari kedua, setelah Departemen Kehakiman menggugat S&P atas pemeringkatan obligasi hipotek pada 2007. Pesaing S&P, Moody’s juga terseret ke wilayah negatif, jatuh 8,8 persen, meskipun tidak tercantum dalam pengaduan.

Raksasa waralaba makanan cepat saji Yum Brands, pemilik Kentucky Fried Chicken dan Pizza Hut, tenggelam 2,9 persen setelah laba kuartal keempatnya menunjukkan lebih terdampak dalam bisnisnya di China dari publikasi buruk tentang ayam yang dibesarkan di peternakan China.

Pejabat pemerintah Shanghai sedang melakukan penyelidikikan setelah laporan televisi menunjukkan tingkat antibiotik yang berlebihan dalam ayam.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau