Menjajal Ponsel Android "James Bond"

Kompas.com - 07/02/2013, 07:01 WIB

KOMPAS.com/Deliusno Sony Xperia TX

JAKARTA, KOMPAS.comSony Mobile telah secara resmi melepas ponsel Xperia TX di pasaran Indonesia, Selasa (5/2/2013).

Sony Xperia TX merupakan ponsel berbasis Android 4.0 Ice Cream Sandwich yang dijual seharga Rp 5,6 juta di pasaran Indonesia. 

KOMPAS.com/Deliusno Tampak belakang



Saat peluncuran Xperia TX, KompasTekno telah diberi kesempatan untuk mencoba perangkat yang sempat muncul di film agen rahasia 007 James Bond terbaru, Skyfall, tersebut.

Sony Xperia TX memiliki desain yang menarik. Pada bagian belakang, pengguna akan menemukan desain melengkung, mirip dengan smartphone Xperia terdahulu, Arc. Dengan desain seperti ini, pengguna dijamin akan merasa lebih nyaman untuk menggenggam ponsel tersebut.

KOMPAS.com/Deliusno Xperia TX memiliki desain melengkung



Hadir dengan harga yang cukup tinggi, Xperia TX ternyata menggunakan casing berbahan plastik. Walaupun begitu, material dari plastik ini tidak membuang kesan Xperia TX sebagai ponsel premium.

Kemungkinan besar, Sony Mobile menggunakan bahan plastik ini untuk menjaga bobot dari perangkat ini, yaitu di angka 127 gram saja.

Xperia TX memiliki bentang layar 4,6 inci beresolusi 1.280 x 720 pixel. Menurut pengamatan KompasTekno, layar perangkat ini mampu menghasilkan gambar yang tajam dan juga cerah. Hal tersebut dimungkinkan karena penggunaan teknologi High Definition (HD) Real Display pada layar tersebut.

Selain itu, layar ini juga didukung oleh Mobile Bravia Engine, teknologi yang digunakan oleh produk TV layar datar Sony, Bravia.

KOMPAS.com/Deliusno Xperia TX tidak memiliki tombol fisik. Sebagai gantinya, hadir tombol virtual.



Dari sisi kinerja, smartphone ini mampu menghadirkan performa yang sangat baik. Tidak ditemukannya lag dalam navigasi pada sistem operasi. Hal tersebut dimungkinkan berkat kombinasi prosesor Qualcomm Krait MSM8260-A 1,5GHz dual-core dengan RAM sebesar 1GB.

Sayangnya, tidak ada aplikasi game yang ditemukan pada demo unit di acara peluncuran tersebut. Oleh karena itu, KompasTekno belum bisa menguji kemampuan perangkat ini dari sisi gaming.

KOMPAS.com/Deliusno Dengan sensor gambar 13 megapiksel, ponsel ini dapat mengambil gambar dengan tajam



Pada bagian belakang, pengguna akan menemukan kamera dengan sensor gambar yang besar untuk ukuran sebuah perangkat smartphone, yaitu 13 megapiksel. Dengan besarnya sensor gambar tersebut, tidak perlu diragukan lagi, perangkat ini mampu mengambil gambar dengan tajam.

Media penyimpanan Sony Xperia TX berkapasitas 16GB. Pengguna yang merasa tidak puas dengan kapasitas tersebut dapat memperbesarnya menggunakan kartu microSD hingga 32GB.

Spesifikasi Sony Xperia TX
- Prosesor Qualcomm Krait MSM8260-A 1,5GHz dual-core
- RAM 1GB
- Memori internal 16GB 
- Layar 4,6 inci resolusi 1.280 x 720 pixel
- Sistem Operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich
- Kamera Utama 13MP dengan lampu kilat
- Kamera depan 1,3MP
- Dimensi 131 x 68,6 x 8,6 mm
- Bobot 127 g
- Konektivitas jack audio 3,5mm, aGPS, Bluetooth, DLNA, micro USB, MHL, WiFi
- Kapasitas baterai 1750 mAh
- Harga Rp 5,6 juta

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau