Pemaparan Visi-Misi, Cagub Diberi Waktu 20 Menit

Kompas.com - 07/02/2013, 12:00 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat yang beragendakan pemaparan visi-misi kelima calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat periode 2013 - 2018 resmi dibuka oleh Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, Kamis (7/2/2013).

Rapat paripurna dihadiri kelima calon. Dikdik Arif Maulana Mansur - Cecep Nana Suryana Toyib datang paling awal, disusul pasangan Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar, kemudian pasangan Dede Yusuf Macan Efendi - Lex Laksamana, Irianto MS. Syafiudin - Tatang Farhanul Hakim dan terakhir Rieke Diah Pitaloka - Teten Masduki. 

Irfan mengatakan, visi-misi menjadi bagian penting yang memiliki makna daya pandang yang luas sebagai atribut untuk menggerakan organisasi pembangunan jangka panjang.

"Jika salah satu pasangan calon terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, visi-misi yang disampaikan hari ini akan menjadi dokumen resmi resmi daerah, para wartawan akan mendokumentasikan pemaparan visi-misi yang dipaparkan tersebut. Ini akan menjadi saksi manakala programnya tidak berjalan," tegas Irfan.

Dalam penyampaian visi-misi tersebut masing-masing calon diberi waktu 20 menit. "Setiap pasangan calon dilarang saling menjatuhkan," kata Irfan.

Setelah pemaparan visi - misi kelimanya akan berjalan dari DPRD menuju Lapangan Gasibu, Bandung. Seluruh tim kampanye akan berbaur menandakan kampanye damai yang bertemakan "Kebersamaan Menuju Kejayaan Jawa Barat".

Kampanye damai akan diawali dengan pancabutan baligo, spanduk oleh seluruh tim. Secara simbolis, kampanye dama akan dibuka oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau