BALIKPAPAN, KOMPAS.com- Pascapengunduran diri Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rahmansyah Kadri, kegiatan partai itu akan tetap seperti biasa. Partai Nasdem Balikpapan pun tetap menyampaikan terima kasih terhadap mantan ketuanya itu.
Sekretaris DPD Nasdem Balikpapan Petrus Humsibu mengatakan, secara pribadi ia keberatan dengan mundurnya Rahmansyah, yang diikuti banyak anggota. Namun secara politis, ia harus menghormati keputusan siapa pun anggota Nasdem, tak terkecuali ketuanya sendiri.
"Itu hak prerogatif ketua juga. Ini bagian dari dinamika politik. Konsekuensinya ya seperti ini. Namun kami tetap menyampaikan terima kasih kepadanya yang sudah bersusah payah demi memperjuangkan partai ini. Kami di sini, tetap menjalankan partai ini, seperti biasanya," kata Petrus.
Rahmansyah menyatakan resmi mundur dari Nasdem, dengan menggelar jumpa pers, Jumat kemarin. Sekitar 400 anggota Partai Nasdem di kota minyak itu, kata Rahmansyah, juga menyatakan ikut keluar. Ia tidak menyebut alasan detil pengunduran dirinya. "Teman-teman media sudah tahu apa yang terjadi. Saya menelaah kejadian di tingkat pusat, kok begini" ujarnya.
Lebih jauh disampaikan Rahmansyah, mungkin dirinya terlalu terbawa perasaan, tak bisa menahan dinamika. "Namun jika jalan terus, saya rugi. Elekbilitas kita makin menurun. Mungkinkah menang dengan massa militan cuma itu? Apakah partai ini akan ikut-ikutan mainnya seperti yang parpol lain? Daripada saya paksakan jalan, mendingan saya mengundurkan diri," kata dia.
Meski demikian, ia tetap memberi dukungan terhadap anggota yang masih bertahan di DPD Nasdem di Balikpapan. Selepas meletakkan jabatan dan keluar dari Nasdem, ia tidak tertarik bergabung dengan partai lain. "Saya belum jago dalam urusan politik," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang