Parpol

Nasdem Balikpapan Tetap Berjalan Seperti Biasa

Kompas.com - 09/02/2013, 22:07 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com- Pascapengunduran diri Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rahmansyah Kadri, kegiatan partai itu akan tetap seperti biasa. Partai Nasdem Balikpapan pun tetap menyampaikan terima kasih terhadap mantan ketuanya itu.

Sekretaris DPD Nasdem Balikpapan Petrus Humsibu mengatakan, secara pribadi ia keberatan dengan mundurnya Rahmansyah, yang diikuti banyak anggota. Namun secara politis, ia harus menghormati keputusan siapa pun anggota Nasdem, tak terkecuali ketuanya sendiri.

"Itu hak prerogatif ketua juga. Ini bagian dari dinamika politik. Konsekuensinya ya seperti ini. Namun kami tetap menyampaikan terima kasih kepadanya yang sudah bersusah payah demi memperjuangkan partai ini. Kami di sini, tetap menjalankan partai ini, seperti biasanya," kata Petrus.

Rahmansyah menyatakan resmi mundur dari Nasdem, dengan menggelar jumpa pers, Jumat kemarin. Sekitar 400 anggota Partai Nasdem di kota minyak itu, kata Rahmansyah, juga menyatakan ikut keluar. Ia tidak menyebut alasan detil pengunduran dirinya. "Teman-teman media sudah tahu apa yang terjadi. Saya menelaah kejadian di tingkat pusat, kok begini" ujarnya.

Lebih jauh disampaikan Rahmansyah, mungkin dirinya terlalu terbawa perasaan, tak bisa menahan dinamika. "Namun jika jalan terus, saya rugi. Elekbilitas kita makin menurun. Mungkinkah menang dengan massa militan cuma itu? Apakah partai ini akan ikut-ikutan mainnya seperti yang parpol lain? Daripada saya paksakan jalan, mendingan saya mengundurkan diri," kata dia.

Meski demikian, ia tetap memberi dukungan terhadap anggota yang masih bertahan di DPD Nasdem di Balikpapan. Selepas meletakkan jabatan dan keluar dari Nasdem, ia tidak tertarik bergabung dengan partai lain. "Saya belum jago dalam urusan politik," katanya.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau