CAGLIARI, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan Massiliano Allegri yakin, timnya seharusnya senang dengan satu poin yang dicuri dari tuan rumah Cagliari, Sabtu (10/2/2013). Namun, ia menolak mengomentari kritik Presiden Milan, Silvio Berlusconi.
"Pertandingan berjalan sangat ketat dan pada babak pertama kami bertahan dengan baik, namun gawang kami kebobolan gol (Victor) Ibarbo tepat sebelum turun minum," tegas Allegri seusai pertandingan giornata ke-24 Serie-A itu.
"Pada babak kedua, kami kembali bermain dengan baik dan setelah gol penalti, kami punya kesempatan bagus untuk memenangi pertandingan. Sayangnya, kami kehabisan waktu dan tak cukup tajam (mengakhiri peluang)," sambungnya.
Mario Balotelli sekali lagi menjadi penyelamat I Rossoneri, dengan kesuksesannya mengeksekusi sepakan 12 pas, delapan menit jelang waktu normal selesai. Sebelumnya, Ibarbo membobol jala Christian Abbiati, setelah memanfaatkan umpan congkel Daniele Conti dari sebuah tendangan bebas jelang jeda.
"Aku tak pernah melihat tendangan penalti. Semestinya kami lebih waspada setelah gol Ibarbo, karena kami kebobolan hanya 40 detik jelang turun minum," kata Allegri lagi.
Namun, eks allenatore Cagliari itu menolak menanggapi komentar Berlusconi, yang menyebutnya tak mengerti apa-apa.
"Saya tak pernah merespons komentar Tuan Presiden, saya tak pernah melakukannya, dan saya tak ingin membicarakannya," tegas Allegri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang