Besok, Jokowi Gelar "Public Hearing" Monorel

Kompas.com - 11/02/2013, 15:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menggelar uji publik terkait keberlanjutan proyek transportasi massal berbasis rel, yaitu monorel. Jokowi pun berjanji akan membuka segala program kerjanya secara terbuka kepada publik.

"Besok uji publik, tanya langsung besok. Masalah keuangan tanya, partnernya siapa tanya saja, terbuka kok semua," kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Senin (11/2/2013).

Adapun yang akan memberikan pemaparan terkait Monorel itu adalah PT Jakarta Monorail yang merupakan konsorsium lama penggerak Monorel. Menurut Jokowi, PT Jakarta Monorail akan memaparkan semua aspek proyek Monorel yang akan dibangun oleh mereka.

"Yang mau datang PT Jakarta Monorail. Mereka akan memaparkan rute, biaya, minta subsidi atau engga, dimulai proyeknya kapan, pembiayaan mereka darimana. Semuanya akan dibahas besok," kata Jokowi.

Seperti diketahui, PT Jakarta Monorel akan menggunakan konsep yang telah dikaji sejak lima tahun lalu. Rute yang diajukan yakni green line dengan jalur Semanggi - Casablanca - Kuningan -Sudirman - Karet - Semanggi, serta blue line jalurnya Kampung Melayu - Casablanca - Karet - Tanahabang - Roxi - Mall Taman Anggrek.

Awalnya, Jokowi meminta antara PT Jakarta Monorail dengan PT Adhi Karya untuk membentuk sebuah konsorsium perusahaan penggerak proyek Monorel. Namun PT Adhi Karya menolak tawaran yang diajukan Jokowi. PT Adhi Karya yang merupakan konsorsium yang terdiri dari perusahaan BUMN, yakni PT Jasa Marga Tbk, PT Lembaga Elektronika Negara (LEN), PT Telkom Tbk, PT Industri Kereta Api (Inka), dan Bank Mandiri, lebih memilih mengajukan proposal sendiri untuk konsep monorel di Jakarta. PT Adhi Karya memilih rute lain tidak seperti yang diajukan PT Jakarta Monorail.

Jalur yang diusulkan oleh PT Adhi Karya adalah Bekasi Timur-Cawang (94.600 penumpang per hari), Cibubur-Cawang (53.600 penumpang per hari), dan Cawang-Kuningan (42.700 penumpang per hari).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau