"Charge" Ponsel dengan Tenaga Minuman

Kompas.com - 12/02/2013, 12:03 WIB

Epiphany Labs


KOMPAS.com - Ternyata secangkir kopi hangat atau segelas es sirup dingin bisa dipakai untuk mengisi baterai smartphone. Bagaimana caranya? Dengan memakai produk charger bernama One Puck dari perushaaan Epiphany Labs ini.

One Puck yang berbentuk serupa tatakan gelas tebal tak tersambung ke colokan listrik di tembok. Sebaliknya, ia memiliki dua sisi berwarna biru dan merah di mana pengguna bisa menaruh wadah minuman panas (sisi merah) atau dingin (sisi biru).

Lalu, mekanisme Stirling Engine di dalam One Puck mengubah perbedaan panas menjadi energi listrik yang bisa dipakai untuk mengisi baterai smartphone.

Menurut keterangan Epiphany Labs, daftar perangkat yang kompatibel termasuk semua jenis iPhone, semua jenis iPod, semua jenis ponsel Android, dan perangkat lainnya yang mengisi baterai lewat port USB dengan arus 1000 mA atau kurang.

Epiphany Labs



Mekanisme stirling engine sebenarnya sama sekali bukan barang baru. Metode pembangkitan energi ini sudah ada sejak abad 19.

Epiphany Labs sendiri tidak merinci berapa lama persisnya waktu yang dibutuhkan segelas es teh manis atau cokelat panas untuk mengisi baterai perangkat tertentu. Yang jelas, ada banyak variabel yang berpengaruh di sini, termasuk seberapa dingin/ panas minuman yang ditaruh di atasnya.

Epiphany Labs menargetkan bakal mengumpulkan dana sebesar 100.000 dollar AS melalui Kickstarter untuk memproduksi One Puck secara massal. Perangkat ini baru bisa tersedia setelah Maret 2014, tenggat untuk perolehan dana tersebut.

One Puck memang tak sekecil charger smartphone kebanyakan, tapi masih bisa diselipkan di dalam tas atau koper tanpa banyak memakan tempat. Barangkali untuk berjaga-jaga, siapa tahu tak ada "alat" charging lain kecuali segelas minuman dingin atau panas.

Tentu, kalau tidak mau repot-repot mencari minuman setiap kali ponsel lowbatt, pengguna pun bisa memanfaatkan power bank portable yang saat ini sudah banyak tersedia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau