PSSI Kesulitan Bayar Gaji Staf Pelatih Timnas

Kompas.com - 12/02/2013, 22:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz, mengungkapkan, pihaknya kesulitan membayar gaji asisten pelatih tim nasional Indonesia, Fabio Oliveira.

"Kita sedang berusaha (selesaikan masalah gaji). Sekarang kan semua orang tahu bagaimana kondisi keuangan PSSI. Ya, kita akan berusaha keras untuk melunasi kewajiban kita," ujar Halim di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (12/2/2013).

Halim menuturkan, dirinya memang sudah berkomunikasi dengan Fabio untuk membicarakan masalah tersebut. Ia mengaku akan membantu pelatih berpaspor Brasil tersebut untuk menyelesaikan persoalan gajinya dengan bagian keuangan.

"Setelah bertemu Fabio, saya langsung menyampaikan masalah ini kepada bagian keuangan," tuturnya.

Masalah tunggakan gaji para staf dan ofisial timnas ini memang bukan hal baru bagi manajemen PSSI. Sebelum Fabio, fisioterapis timnas, Matias Ibo, juga sempat mengalami hal serupa pada November lalu.

"Kita akan berusaha keras melunasi kewajiban. Beberapa ada yang sudah dibayar, beberapa ada yang dinegosiasi soal mekanisme pembayarannya apakah bayar setengah dulu atau dicicil dengan tenggat tertentu," tandas Halim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau