Dimutasi Jokowi, Anas Tidak Hadir saat Pelantikan

Kompas.com - 14/02/2013, 16:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan perombakan besar-besaran di jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 20 pejabat eselon II dimutasi, dirotasi, dan dipromosikan ke posisi yang baru. Saat pelantikan, seluruh pejabat baru hadir mengikuti prosesi yang dipimpin langsung oleh Jokowi. Kecuali seorang pejabat, Anas Effendi, yang sebelumnya menjadi Wali Kota Jakarta Selatan dimutasi menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah.

Saat dimintai konfirmasi, tak diperoleh jawaban pasti dari Anas. Telepon genggam miliknya tengah dipegang oleh asisten pribadi Anas. Saluran telepon yang sebelumnya terhubung, seketika saja diputus dengan alasan sang pemilik sedang sibuk. "Bapak lagi rapat," kata seseorang yang diduga adalah asisten pribadi Anas Effendi, saat dihubungi wartawan, Kamis (14/2/2013).

Secara terpisah, Jokowi memberikan alasannya memutasi Anas Effendi ke posisi yang baru. Semua ia lakukan berdasarkan penilaian selama dirinya memimpin Jakarta. Dan secara kebetulan, posisi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah dalam keadaan kosong sehingga Jokowi memutuskan untuk diisi oleh Anas.

"Ya, karena perpus dan arsipnya kosong, sudah pensiun. Penilaian ada dong, kan sudah empat bulan," ujarnya.

Berikut ini nama pejabat Eselon II yang dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) :

1. Kepala Badan Diklat Catur Laswanto menjadi Kepala Badan Penanaman Modal dan promosi DKI Jakarta.

2. Kepala BKD Budhiastuti menjadi Kepala Badan Pendidikan dan pelatihan.

3. Sekretaris Bappeda I Made Karmayoga menjadi Kepala BKD.

5. Wali Kota Jakarta Selatan Anas Effendi menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah.

6. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ery Basworo menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

7. Yonatan Pasodung menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI menggantikan Novizal.

8. Gamal Sinurat menjadi Kepala Dinas Tata Ruang.

9. Manggas Rudi Sihaan menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU).

10. Irmansyah menjadi Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekretaris Daerah.

11. Heru Budi Hartono menjadi Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri.

12. Kukuh Hadisantoso menjadi Kepala Biro Umum.

13. Herry Supardan menjadi Wakil BPKD.

14. Saptastri Edningtyas menjadi Wakil Kepala Dinas Kebersihan.

15. Tri Kurniadi menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Utara.

16 Junaedi menjadi Wakil Bupati Kepulauan Seribu.

17. Muhamad Yuliadi sebagai Sekretaris Kota Jakarta Utara.

18. Yusuf Rianto sebagai Sekretaris Kepulauan Seribu.

19. Sulistyo Prabowo sebagai Asisten Gubernur Bidang Transportasi.

20. Ida Bagus Nyoman Banjar menjadi Direktur RSUD Duren Sawit.

Berita terkait, baca :

100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau