Jafar Hafsah: Tidak Ada Istilah "Caretaker" di Demokrat

Kompas.com - 14/02/2013, 16:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengunduran diri Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas dari DPR dipastikan tidak akan menjabat sebagai pelaksana tugas atau caretaker untuk memimpin partai itu. Pasalnya, di dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Demokrat tidak mengenal istilah PLT.

"Tidak terkait ke situ dan saya rasa tidak dikaitkan ke sana juga karena kami sebenarnya tidak mengenal istilaj Plt dalam anggaran kami," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Jafar Hafsah, Kamis (14/2/2013), di Gedung Kompleks Parlemen Senayan.

Jafar menjelaskan, Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Majelis Tinggi pun pasti akan menghormati AD/ART yang memiliki. "Sekarang seluruh kegiatan dan kepemimpinan memang di tangan Majelis Tinggi jadi tidak ada kaitannya Plt itu dengan rapimnas," imbuh Ketua Fraksi Partai Demokrat di MPR ini.

Fraksi Partai Demokrat sendiri, diakui Jafar, tidak diberitahukan soal pengunduran diri Ibas. Meski begitu, Jafar menilai Ibas memiliki pertimbangan matang dengan keluarga besarnya sehingga memutuskan mundur.

"Fraksi sendiri baru tahu dari jumpa pers itu," katanya.

Sesaat setelah Ibas menggelar jumpa pers, Fraksi Partai Demokrat pun langsung menggelar rapat internal. Tapi, rapat itu sama sekali tidak menyinggung secara khusus soal pengunduran diri Ibas.

"Tadi hanya dijelaskan soal agenda fraksi ke depan," ucap Jafar.

Ibas resmi mengundurkan diri dari DPR pada Kamis siang ini. Dia mundur lantaran ingin fokus membenahi Partai Demokrat. Partainya, disebut Ibas, tengah mendapat tantangan yang cukup berat.

Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono yang mengambil alih upaya penyelamatan Partai Demokrat, diakui Ibas, tidak bisa terus menerus mengurus partai karena kesibukan sebagai kepala pemerintahan. Oleh karena itu, Ibas pun mundur untuk membantu tugas Ketua Majelis Tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau