Anas Effendi Tak Menyangka Dirotasi Jokowi

Kompas.com - 15/02/2013, 16:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wali Kota Jakarta Selatan Anas Effendi tidak menyangka akan dimutasi dari jabatannya. Ia baru tahu akan dipindahtugaskan menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DKI Jakarta pada Rabu (13/2/2013) malam atau tak sampai sehari sebelum pelantikan untuk jabatan baru.

Sekretaris Kota Administratif Jakarta Selatan Usmayadi mengatakan, Anas kaget ketika mendapat informasi mendadak mengenai mutasi tersebut. "Sebenarnya Rabu malam (malam sebelum pelantikan) itu dia baru diberitahu, dia kaget karena mendadak. Beliau juga tidak tahu mau dimutasi," kata Usmayadi, Jumat (15/2/2013) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Anas akhirnya tidak menghadiri pelantikan di Balaikota Jakarta pada Kamis (14/2/2013) siang. Padahal, Jokowi (sapaan Joko Widodo) akan melantik Anas untuk jabatan baru sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah. Jabatan Wali Kota Jakarta Selatan hingga Jumat siang masih lowong karena Jokowi belum mengumumkan orang yang akan menggantikan Anas.

Usmayadi mengatakan, meski saat ini mereka tidak memiliki pimpinan, proses birokrasi tetap akan berjalan normal karena program kerja 2013 telah ditetapkan sejak awal. "Kita tetap bekerja karena itu sistem, melanjutkan program kerja 2013 saja. Program kerja kan sudah punya anggaran khusus, tidak boleh diubah. Anggaran itu yang mematok kita untuk bekerja," kata Usmayadi.

Anas ditunjuk sebagai Wali Kota Jaksel oleh gubernur periode lalu, Fauzi Bowo, pada Desember 2011. Dia sudah menjabat selama hampir 14 bulan sebagai Wali Kota Jaksel. Anas menjadi satu dari 20 pejabat yang mengalami mutasi yang diumumkan pada Kamis siang kemarin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau