Parkir Pasar Baru akan Ditata

Kompas.com - 17/02/2013, 21:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI akan menata kawasan parkir di sekitar Pasar Baru. Penataan ini dilakukan untuk memberikan kepastian bagi pengguna jasa parkir di kawasan itu. Penataan akan melibatkan warga setempat yang selama ini mengelola parkir, dan pihak Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO).

"Tujuan penataan ini untuk menciptakan kepastian pengguna jasa parkir di sana. Warga dan pelintas jalan di sana tidak perlu khawatir, tidak ada pungutan untuk mereka. Akan ada kartu khusus bagi warga yang tinggal di kawasan itu," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono, Minggu (17/2/2013) di Jakarta.

Rencana penataan kawasan itu antara lain dilakukan dengan memperluas area khusus pejalan kaki Pasar Baru. Pemasangan bollard (penghalang) pada posisi pintu-pintu masuk area khusus pejalan kaki tersebut untuk menghalangi pergerakan mobil maupun motor untuk masuk area tersebut.

Seiring dengan rencana itu, Pemprov DKI akan memperbaiki dan meningkatkan fasilitas pedestrian di area tersebut. Pemerintah juga akan membangun akses pejalan kaki dari gedung parkir Pasar Baru Atom ke area khusus pejalan kaki Pasar Baru. "Pelaksanaan penataan kami lakukan setelah pembicaraan dengan Wakil Gubernur secepatnya," kata Pristono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau