Sepak bola

Ketika Gareth Bale Memesona Guardiola

Kompas.com - 18/02/2013, 03:56 WIB

Setiap pemain penyerang memiliki pesonanya masing-masing. Ada yang mengagumkan karena memiliki naluri gol tajam di kotak penalti. Ada juga karena kemampuan menggocek dan menggiring bola yang lengket. Beberapa brilian dengan sprint serta tembakan kencang dan akurat.

Namun, jika dipilih pemain yang memiliki kombinasi semua pesona itu, jumlahnya tidak banyak. Gareth Bale mungkin termasuk dari sedikit pemain yang masuk dalam kategori itu. Pemain sayap klub Inggris, Tottenham Hotspur, ini belakangan mencuri perhatian dengan kemampuan gilanya itu.

Di ajang Liga Champions 2010, Bale membuat decak kagum penggila bola. Meski timnya kalah dari Inter Milan, dia mencetak tiga gol dengan kombinasi sprint cepat, meliuk tajam, dan tendangan akurat.

Musim ini, Bale kembali menunjukkan pesonanya. Bahkan, lebih hebat karena dia kini telah menambah kemampuan mencetak gol dari bola mati tendangan bebas. Dua gol Tottenham ke gawang Olympique Lyonnais dalam laga pertama babak 32 besar Liga Europa, semuanya hasil tendangan bebas Bale yang gaya eksekusinya mirip dengan tendangan khas bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Pelatih Tottenham Andre Villas-Boas (AVB) menilai, Bale layak disetarakan dengan Ronaldo. Bale telah mencetak tujuh gol dalam lima laga terakhir bersama klub dan timnas. ”Dia sedang menjalani momen individu yang luar biasa,” ujarnya.

Tidak hanya AVB yang senang. Pelatih baru Bayern Muenchen, Pep Guardiola, dikabarkan berniat merekrut Bale. Mantan pelatih Barcelona ini diberi dana belanja hingga Rp 1,5 triliun untuk membangun klub berjuluk ”Die Roten” ini. Dia sudah mengincar beberapa pemain, termasuk Bale yang sudah menunjukkan pesonanya.(REUTERS/ AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau