Obama Hadapi Tiger Woods, Media Marah

Kompas.com - 18/02/2013, 14:57 WIB

PORT ST LUCIE, Kompas.com - Para jurnalis politik Gedung Putih  mengajukan protes karena tidak diberi kemudahan untuk meliput saat Presiden Barack Obama bermain golf bersama pegolf legendaris, Tiger Woods, pekan lalu.

Kekecewaan ini diungkapkan oleh Ed Henry dari televisi CNN yang merupakan ketua asosiasi koresponden Gadung Putih. Ätas nama asosiasi koresponden Gedung Putih, para anggota kami dari media cetak, radio, online dan televisi mengungkapkan kekecewaan karena mereka tidak mendapat akses samasekali tentang kegiatan presiden selama akhir pekan."

"Kami akan terus memperjuangkan  hal prinsip yang penting dari kasus ini yaitu soal keterbukaan," ungkap Henry. Ia mengungkap tentang adanya wartawan golf yang meliput kegiatan tersebut.

Obama memang sempat bermain satu putaran dengan Tiger Woods, Minggu pagi. Namun para koresponden atau wartawan politik  yang biasa meliput kegiatan presiden tidak diperkenankan  meliput.

Sebelumnya, Obama menghabiskan akhir pekan di resor mewah di Florida dan mengambil kursus golf singkat bersama pelatih legendaris Butch Harmon.  Ini dilakukannya sebelum menghadapi Tiger Woods pada Minggu pagi.

Pihak Gedung Putih melalui Josh Ernest dari bidang media mengatakan ijin peliputan kegiatan Presiden Barack Obama sudah sesuai dengan  kesepakatan dengan pihak media pada Jumat petang.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau